Danantara Berpotensi sebagai Liquidity Provider Pasar Modal Indonesia
27 Feb 2025 | 09:00 WIB
JAKARTA, investor.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memiliki peluang besar untuk berinvestasi di pasar saham terbuka guna memaksimalkan return dan diversifikasi aset. Dengan mengelola aset BUMN senilai US$ 900 miliar atau sekitar Rp 14.715 triliun (kurs Rp 16.350 per US$), lembaga ini dinilai memiliki potensi menjadi liquidity provider bagi pasar modal Indonesia dan mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level tertinggi.
"Kami berpandangan bahwa peluang dana tersebut masuk ke pasar saham terbuka cukup besar, terutama dalam rangka diversifikasi dan optimalisasi return. Namun, hal ini tentu perlu perhitungan yang matang serta mempertimbangkan momentum yang tepat," kata VP, Head of Marketing, Strategy & Planning PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi Kasmarandana, saat dihubungi Investor Daily, Rabu (26/02/2025).

