Jumat, 15 Mei 2026

Seluruh BUMN Gabung Danantara Akhir Maret 2025

Penulis : Bambang Ismoyo
27 Feb 2025 | 14:30 WIB
BAGIKAN
Chief Operation Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjadi narasumber BNI Investor Daily Round Table dengan tema "Danantara, Superholding Nusantara" di Hotel Ritz Charlton Pasifiic Place, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Chief Operation Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjadi narasumber BNI Investor Daily Round Table dengan tema "Danantara, Superholding Nusantara" di Hotel Ritz Charlton Pasifiic Place, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) tak akan mengelola 7 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saja, seperti rencana awal yang ramai dikabarkan. Namun, seluruh BUMN akan masuk dalam naungan Danantara pada akhir Maret 2025.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria mengungkapkan, Danantara dibentuk dan memiliki peran strategis. Tidak hanya akan menjadi pengelola BUMN, tetapi juga bertugas mengelola investasi.

Rencananya, akan ada dua holding di bawah payung Danantara Indonesia. Pertama, holding BUMN operasional. Dalam hal ini, Danantara akan menjalankan fungsi pengelolaan BUMN secara optimal agar value creation (penciptaan nilai) bisa ditingkatkan.

ADVERTISEMENT

Kedua, holding investasi. Di sini, Danantara akan berperan strategis dalam melakukan proses investasi untuk membantu pembangunan sektor strategis yang diprioritaskan pemerintah, misalnya untuk ketahanan energi hingga pangan.

“Danantara itu, di bawahnya kita memiliki dua konsolidasi. Yang pertama adalah kita menyebutnya operasional, yang satu adalah investasi,” ungkap Dony dalam acara BNI Investor Daily Roundtable di Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Lalu dalam kesempatan tersebut, Dony bilang memang saat ini baru tujuh BUMN yang dikelola Danantara yakni diantaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Telkom Indonesia Tbk, PT Mineral Industri Indonesia atau MIND ID, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT PLN, PT Pertamina.

Tetapi Dony juga mengungkapkan bahwa Danantara akan mulai menaungi seluruh perusahaan pelat merah per akhir Maret 2025. Ia meyakini, dengan terbentuknya Danantara, maka kinerja perusahaan BUMN akan lebih optimal.

“Keseluruhan daripada BUMN itu akan masuk ke dalam holding operasional di dalam Danantara, dalam pengelolaannya. Jadi bukan hanya 7 perusahaan, tetapi seluruh BUMN 100% akan pindah,” bebernya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia