Kamis, 14 Mei 2026

Pemberian Bonus Hari Raya Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Pengemudi Ojol

Penulis : Arnoldus Kristianus
11 Mar 2025 | 19:54 WIB
BAGIKAN
Sejumlah pengendara ojek daring menunggu penumpang di Senayan, Jakarta, Senin (10/3/2025). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
Sejumlah pengendara ojek daring menunggu penumpang di Senayan, Jakarta, Senin (10/3/2025). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah mengharapkan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2025 untuk ojek online (ojol) dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi transportasi online. Kebijakan ini dijalankan untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi.

“Pemberian bonus hari raya keagamaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras mereka yang telah berkontribusi dalam mendukung layanan transportasi dan logistik digital di Indonesia,” ucap Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan pada Selasa (11/3/2025).

Dia mengatakan pemberian BHR Keagamaan merupakan wujud kepedulian perusahaan aplikasi terhadap para pengemudi dan kurir online sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Selama perusahaan aplikasi beroperasi di Indonesia pemberian BHR Keagamaan baru pertama kali dilakukan.

ADVERTISEMENT

“Saya harap kebijakan ini dapat dilaksanakan dengan baik demi kesejahteraan para pengemudi online dan kurir online dan untuk mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis,” kata Yassierli.

Pemberian BHR untuk pengemudi transportasi online dilakukan berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04.00/lII/2025. BHR Keagamaan diberikan oleh perusahaan aplikasi kepada seluruh pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi pada perusahaan aplikasi. BHR Keagamaan diberikan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya ldulfitri 1446 Hijriah.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengatakan kebijakan pemberian BHR untuk pengemudi ojek online ini merupakan wujud afirmasi pemerintah. Pasalnya pengemudi ojek online telah memberikan sumbangsih besar dalam memberikan pelayananan transportasi dan logistik di Indonesia.

Pemberian Bonus Hari Raya Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Pengemudi Ojol
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kedua kiri) didampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (kanan) menyampaikan keterangan saat konfrensi pers terkait surat edaran tunjangan hari raya (THR) di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

“Untuk itu pemerintah menghimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberikan bonus hari raya kepada pengemudi dan kurir online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja,” terang Prabowo.

Dia mengatakan, saat ini tercatat ada 250 ribu pengemudi ojek online dengan status pekerja aktif dan 1,5 juta pengemudi ojek online dengan status pekerja lepas.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 24 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 33 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 50 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia