Jumat, 15 Mei 2026

DPR Ingatkan Pemerintah agar Berhati-hati Respons Kebijakan Trump

Penulis : Yustinus Patris Paat
3 Apr 2025 | 14:00 WIB
BAGIKAN

JAKARTA, investor.id - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah perlu merespons kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara hati-hati, matang dan bijaksana. Pemerintah harus dapat menghitung untung rugi atas kebijakan tarif impor AS tersebut.

"Pemerintah harus tetap berhati-hati menghitung untung rugi kebijakan tarif baru AS tersebut pada kinerja perekonomian Indonesia secara keseluruhan," ujar Misbakhun saat dihubungi, Kamis (3/4/2025).

Misbakhun mengatakan, kebijakan tarif Trump berdampak signifikan terhadap ekspor Indonesia ke AS. Karena itu, perlu kerja sama semua stakeholder untuk mengantisipasi kebijakan tarif impor Trump.

ADVERTISEMENT

"Kebijakan tarif perdagangan baru AS di era Trump ini kan sangat signifikan dampak tekanannya pada ekspor Indonesia ke AS, sehingga pemerintah harus melakukan konsolidasi menyeluruh para stakeholder untuk menghadapinya," tandas Misbakhun.

Diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi mengeluarkan kebijakan terkait tarif impor baru kepada beberapa negara di dunia, terutama Indonesia sebesar 32%. Alasannya Indonesia menerima begitu banyak investasi dari China.

Trump menyampaikan kebijakan barunya itu saat berpidato di Taman Mawar Gedung Putih dengan latar belakang bendera AS. Dalam pidatonya itu, Trump menyebut sebagai Hari Pembebasan.

Salah satu alasan Indonesia terkena tarif impor yang terbilang tinggi itu karena telah mendapatkan investasi signifikan dari China. Selain itu, menurut klaim Negeri Paman Sam tersebut, Indonesia semakin terintegrasi dengan rantai pasokan China.

"Selama bertahun-tahun, negara kita telah dieksploitasi oleh berbagai negara, baik sekutu maupun lawan. Tarif ini akan membuat Amerika kaya kembali," jelas Trump. 

Menariknya, tarif impor untuk Indonesia lebih tinggi dari India, Jepang, Uni Eropa, Brunei, dan Singapura.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia