Jumat, 15 Mei 2026

Imbas Tarif Trump, JPMorgan Naikkan Risiko Resesi AS dan Global Jadi 60%

Penulis : Indah Handayani
4 Apr 2025 | 07:59 WIB
BAGIKAN
Gedung JP Morgan. (Foto: X/ @MissTrade)
Gedung JP Morgan. (Foto: X/ @MissTrade)

SYDNEY, investor.id – Risiko resesi di Amerika Serikat (AS) dan ekonomi global melonjak menjadi 60% dari sebelumnya 40%, menyusul pengumuman kebijakan tarif baru secara besar-besaran oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Hal itu diungkapkan oleh raksasa perbankan Wall Street, JPMorgan.

Kepala Ekonom dan Kepala Riset Ekonomi Global di JPMorgan Bruce Kasman mengatakan, kebijakan AS yang mengganggu telah dikenali sebagai risiko terbesar terhadap prospek global sepanjang tahun ini.

“Berita terbaru memperkuat kekhawatiran kami karena kebijakan perdagangan AS berubah menjadi jauh lebih tidak ramah terhadap dunia usaha dibanding yang kami perkirakan sebelumnya,” ungkap Kasman dikutip dari Trading View.

ADVERTISEMENT

Dalam proyeksi ekonominya untuk 2025, JPMorgan sempat memperkirakan bahwa pemerintahan Trump akan bergerak agresif di berbagai lini, tetapi tetap mengedepankan dukungan terhadap dunia usaha dan kelangsungan ekspansi ekonomi. Komitmen ini diharapkan bisa meredam dampak negatif dari kenaikan tarif dan penurunan arus imigrasi, melalui peningkatan sentimen pelaku usaha di AS.

Namun, pengumuman tarif yang dijuluki ‘Hari Pembebasan’ tersebut memaksa JPMorgan untuk melakukan penilaian ulang secara signifikan.

“Bauran kebijakan AS tampaknya semakin menjauh dari dukungan terhadap ekspansi ekonomi saat ini,” kata Kasman.

Kenaikan Pajak

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia