Jumat, 15 Mei 2026

Ada Ramadan, Inflasi Sebesar 1,65% pada Maret 2025

Penulis : Stefani Wijaya
8 Apr 2025 | 13:39 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah dalam konferensi pers, Selasa (8/4/2025). (B-Universe Photo/Stefani Wijaya)
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah dalam konferensi pers, Selasa (8/4/2025). (B-Universe Photo/Stefani Wijaya)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2025 terjadi inflasi sebesar 1,65% secara bulanan (month to month/mtm) dan secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 1,03%. Inflasi Maret seiring periode yang sama dengan Ramadan dan masa awal lebaran 2025.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah menyebut, terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 105,48 pada Februari 2025 menjadi 107,22 pada Maret 2025.

“Tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024,” kata Habibullah dalam konferensi pers, Selasa (8/4/2025).

Habibullah menjelaskan bahwa kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar yaitu perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi sebesar 8,45% dan memberikan andil inflasi 1,18%.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya komoditas lain yang juga memberikan andil inflasi adalah bawang merah dengan andil inflasi sebesar 0,11%, cabai rawit dengan andil inflasi 0,06%, emas perhiasan dengan andil 0,05 persen dan daging ayam ras dengan andil inflasi 0,03%.

Sementara itu, seluruh provinsi mengalami inflasi dan tertinggi terjadi di Provinsi Gorontalo sebesar 2,88% dan terendah di Papua Pegunungan sebesar 0,08%.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia