Jumat, 15 Mei 2026

Airlangga Ungkap Alasan Indonesia Pilih Nego Tarif Impor dengan AS

Penulis : Arnoldus Kristianus
8 Apr 2025 | 16:06 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi (kiri ke kanan) Gubernur BI Perry Warjiyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menkeu Sri Mulyani, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana)
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi (kiri ke kanan) Gubernur BI Perry Warjiyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menkeu Sri Mulyani, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah melakukan negosiasi untuk menangani dampak tarif resiprokal atau tarif balasan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) ke Indonesia. Menurut dia, kedua negara sudah memiliki hubungan perdagangan yang strategis.

“Indonesia memilih jalur negosiasi karena Amerika merupakan mitra strategis, kemudian juga revitalisasi perjanjian perdagangan dan investasi,” ucap Airlangga dalam acara Silaturahmi Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri pada Selasa (8/4/2025).

Dia mengatakan, pemerintah melakukan revitalisasi Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) dengan menambahkan isu sektor keuangan. TIFA sendiri secara bilateral ditandatangani pada tahun 1996 sehingga banyak isu yang sudah tidak relevan.

ADVERTISEMENT

“Dimana TIFA ini terakhir tahun 1996, jadi sudah menjadi tidak sudah obsolete perjanjian ini. Malaysia juga akan mendekati Indonesia melakukan perjanjian TIFA,” kata Airlangga.

Pemerintah melakukan deregulasi Non-Tariff Measures (NTMs) melalui relaksasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sektor ICT dari AS. Dia menyatakan, hal Ini antara lain yang diminta oleh Amerika ICT untuk TKDN terutama dari investasi Amerika yang ada di Pulau Batam dan sebetulnya Amerika juga memberikan keleluasaan untuk free trade zone.

“Jadi ini juga menjadi bahan untuk kita bernegosiasi karena mereka akan invest data center baik Oracle, Microsoft maupun terkait dengan trade,” kata Airlangga.

Langkah deregulasi NTM berikutnya yaitu evaluasi lartas dan percepatan halal. Dia mengatakan, pemerintah Amerika Serikat menginginkan adanya balancing neraca perdagangan. “Jadi Vietnam yang minta untuk menolkan tidak direspons karena mereka tidak melakukan komitmen untuk mem-balancing neraca,” imbuh Airlangga.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan impor dari AS untuk komoditas kedelai, gandum, dan sejumlah produk migas. Airlangga mengatakan, Kementerian ESDM telah mempersiapkan pembelian LPG dan LNG dari Amerika.

“Namun ini tidak menambah tetapi realokasi pembelian, switch. Jadi tidak mengganggu APBN,” jelas Airlangga.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 55 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia