Ada Usul Supaya RI Tahan Diri Nego Tarif dengan AS
JAKARTA, investor.id – Pemerintah Indonesia berencana untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) untuk merundingkan kebijakan tarif resiprokal AS sebesar 32%. Perundingan juga dilakukan untuk menyusuri peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi dari kedua negara.
Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI 2016-2020, Iman Pambagyo menanggapi rencana perundingan tersebut. Menurut dia, Indonesia sebaiknya tidak terburu-buru untuk melakukan pendekatan dengan AS.
“Saya percaya saat ini belum saatnya kita masuk ke meja perundingan dengan Amerika, karena Amerika belum siap. Seperti beberapa hari yang lalu kita juga baca berita bahwa Vietnam malah di-bully karena mereka mengajak negosiasi. Jadi calm down sebentar,” kata Iman saat dihubungi, Kamis (10/4/2025).
Iman mengatakan, kebijakan tarif resiprokal AS bersifat transaksional, sehingga Indonesia tidak perlu terlalu panik. Apalagi belakangan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan menunda penerapan kebijakan tarif tersebut selama 90 hari.
“Jadi di pihak AS sendiri rasanya belum belum pasti apa yang harus dilakukan, karena mereka juga memperhitungkan dampaknya pada perekonomian mereka sendiri. Semua analis menyatakan bahwa ini akan backfire shooting, on your own foot. Jadi kita jangan terlalu panik. Tetapi kita harus mempersiapkan diri bahwa ke depan akan terjadi global trade diversion yang mungkin belum pernah kita lihat sebelumnya,” tambah Iman.
Terakhir, Iman pun mengusulkan kepada pemerintah untuk mengubah narasi dialog dengan Amerika Serikat.
“Lebih ke dialog atau approach yang intinya memberikan keyakinan bahwa kita paham kepentingan mereka dan kita juga akan membeli lebih banyak dari Amerika. Kita coba alihkan impor dari negara lain. Kali ini kita coba ambil (barang) dari Amerika Serikat,” tandas Iman.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





