BPKH Cetak Return Tertinggi Sepanjang Sejarah
JAKARTA, Investor.id - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan net return tertinggi sepanjang sejarah, Rp 11,6 triliun, setara hampir 7% pada 2024. BPKH juga meraih penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) selama enam kali berturut-turut.
Meskipun bersumber dari dana jemaah haji (non-APBN), pengelolaan dana haji sebesar Rp 171 triliun dengan kinerja positif memang agak berbeda dibanding dengan konsep sovereign wealth fund (SWF) global yang umumnya bersumber dari APBN.
Anggota BP BPKH Indra Gunawan menuturkan, bahwa BPKH dapat menjadi acuan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) yang dapat menjadi model sovereign halal fund. Ini sejalan dengan gagasan Menteri Agama yang berniat mengonsolidasikan dana umat dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta potensi dana umat lainnya.
LPDU memiliki potensi besar untuk memobilisasi dana umat guna pemberdayaan ekonomi dan ekosistem halal global. Dalam mewujudkan sovereign halal fund, diperlukan asesmen komprehensif , meminta arahan Presiden dan DPR, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, dan konsultasi dengan kementerian/lembaga terkait lainnya.
Hal ini demi transisi dan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang optimal, serta mendukung Maqashid Syariah serta SDGs, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekosistem halal global.
Sejak 2018 hingga 2023, BPKH konsisten meraih laporan audit WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sistem tata kelola BPKH mengacu pada standar global, termasuk ISO 9001:2015 (manajemen mutu), ISO 37001:2016 (SMAP), ISO 31000, ISO 37000, ISO 19600, serta ISO 27001 untuk keamanan IT.
Pimpinan dan insan BPKH rutin melaporkan LHKPN dan WBS (Whistle Blowing System) untuk transparansi dan mitigasi korupsi, kolusi dan nepotisme. Prestasi ini diperkuat dengan penghargaan eksternal, antara lain Fourstar Digital (Company-CIO) Transformation 2023, ESG Green Initiative Investment 2024 dari Republika, CIO Lembaga Non-Perbankan 2024, dan 7 Most Popular Brand Of The Year 2024 dari Jawa Pos dan InfoVesta.
“Keberhasilan BPKH menjadi fondasi kuat bagi visi Sovereign Halal Fund, yang dapat menggerakkan ekonomi syariah untuk kesejahteraan umat dan bangsa,” ujar Indra Gunawan, anggota BPKH, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (25/4/2025).
Dia menegaskan, pengelolaan dana haji BPKH sepenuhnya berbasis syariah sesuai arahan DSN-MUI melalui penempatan perbankan dan investasi lewat bank penerima setoran biaya penyelenggaraan Ibadah haji (BPS-BPIH). Portofolio didominasi instrumen berisiko rendah hingga menengah, minimal peringkat idAA, seperti SBSN yang sovereign risk free, dan deposito bank syariah dengan kualikifasi kesehatan baik.
Dia mencatat, total nilai manfaat virtual account jemaah haji yang menjadi inovasi sejak adanya BPKH mencapai Rp18,3 triliun, dengan total nilai manfaat BPIH sebagai penambal biaya jemaah total Rp 41,6 triliun.
“Keamanan deposito jemaah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan pengecualian pajak atas instrumen deposito dan instrumen investasi,” kata dia.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

