Jumat, 15 Mei 2026

Tensi Global Meruncing, Rosan: Danantara Lahir di Saat yang Tepat

Penulis : Bambang Ismoyo
28 Apr 2025 | 17:01 WIB
BAGIKAN
CEO Dana Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan Perkasa Roeslani. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
CEO Dana Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan Perkasa Roeslani. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah telah membentuk dan meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) seiring penetapan UU No. 1/2025 tentang BUMN pada 24 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disebut merupakan langkah tepat, khususnya saat dunia tengah mengalami ketidakpastian perekonomian.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani mengungkapkan, Danantara didorong untuk dapat berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dengan cara mengonsolidasikan dan mengoptimalkan aset negara melalui investasi yang strategis. Menurut Rosan, saat ini setiap negara harus membangun perekonomiannya secara mandiri.

“Danantara hadir dalam waktu yang sangat tepat. Kenapa? Karena akhir-akhir ini tensi dari geopolitik, geoekonomi, semakin meningkat tajam,” papar Rosan dalam acara Town Hall Danantara di Jakarta Convention Center, Senin (28/4/2025).

ADVERTISEMENT

“Ini menyadarkan banyak bangsa di dunia ini bahwa kita harus bersandar kepada kekuatan ekonomi kita sendiri. Tidak bisa kita bersandar kepada eksternal,” imbuh dia.

Diketahui, pemerintah telah meluncurkan Danantara pada Senin (24/2/2025). Pemerintah meyakini Danantara akan menjadi salah satu pengelola kekayaan negara terbesar di dunia. Kehadiran Danantara akan memastikan kekayaan negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Danantara digadang-gadang tonggak sejarah dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian ekonomi, ketahanan, dan kesejahteraan nasional.

Selain berperan dalam investasi, Danantara juga akan menjadi solusi strategis dalam mengoptimalkan BUMN. Rosan menekankan bahwa Danantara tidak hanya akan menginvestasikan dividen BUMN ke sektor-sektor strategis, tetapi juga mentransformasi BUMN menjadi pemain kelas dunia.

“Kehadiran Danantara benar-benar hadir pada waktu yang sangat tepat. Oleh sebab itu sejak di-launching langsung oleh Bapak Presiden pada tanggal 24 Februari 2025, kami langsung bergerak cepat,” pungkas Rosan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia