Jumat, 15 Mei 2026

Townhall Danantara Digelar Tertutup, Prabowo: Saya Banyak Negur Direksi

Penulis : Ricki Putra Harahap
28 Apr 2025 | 19:23 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan), Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani (kedua kiri), Chief Investment Officer (CIO) Pandu Patria Sjahrir (kiri), Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria (kanan), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (ketiga kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (ketiga kiri) menyanyikan Indonesia Raya saat Town Hall Danantara Indonesia di Jakarta, Senin (28/4/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan), Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani (kedua kiri), Chief Investment Officer (CIO) Pandu Patria Sjahrir (kiri), Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria (kanan), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (ketiga kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (ketiga kiri) menyanyikan Indonesia Raya saat Town Hall Danantara Indonesia di Jakarta, Senin (28/4/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagatha Nusantara (Danantara Indonesia) menggelar townhall meeting bersama petinggi BUMN di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (28/4/2025). Acara yang mulanya direncanakan secara terbuka, mendadak digelar tertutup sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo mengakui, ia banyak menegur jajaran direksi BUMN selama memberikan arahan. “Ya tertutup, karena saya banyak negor juga direksi-direksi itu,” kata Prabowo sesuai townhall meeting.

Meski demikian, Prabowo enggan menjelaskan secara rinci poin-poin yang menjadi teguran, termasuk petinggi BUMN mana yang mendapat terguran. Menurutnya, tak elok memberikan teguran secara terbuka.

Gak enak kan ditegur di depan kalian,” ujar Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, pemerintah telah membentuk dan meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada 24 Februari 2025. Hal itu disebut merupakan langkah tepat ketika kondisi global tengah mengalami ketidakpastian perekonomian.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, lembaga ini didorong untuk dapat berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dengan cara mengonsolidasikan dan mengoptimalkan aset negara melalui investasi yang strategis. Menurut Rosan, saat ini setiap negara harus membangun perekonomiannya secara mandiri.

Danantara hadir dalam waktu yang sangat tepat. Kenapa? Karena akhir-akhir ini tensi dari geopolitik, geoekonomi, semakin meningkat tajam," papar Rosan dalam agenda Townhall Danantara di Jakarta Convention Center, Senin (28/4/2025), saat masih digelar secara terbuka.

“Ini menyadarkan banyak bangsa di dunia ini bahwa kita harus bersandar kepada kekuatan ekonomi kita sendiri. Tidak bisa kita bersandar kepada eksternal,” imbuh dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia