Jumat, 15 Mei 2026

Masuk Ekosistem Investasi Global, Danantara Jajaki Kemitraan dengan SWF Australia

Penulis : Bambang Ismoyo
19 Mei 2025 | 14:00 WIB
BAGIKAN
CEO Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/5/2025). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)
CEO Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/5/2025). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)

JAKARTA, investor.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menjajaki kerja sama kemitraan dengan Future Fund Australia, yang merupakan Souverign Wealth Fund milik pemerintah Negeri Kanguru tersebut. Total dana yang dikelola Future Fund lebih dari 307 miliar dolar Australia hingga kuartal pertama 2025 sejak dibentuk tahun 2006.

Kerja sama ini tercetus setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Australia  Anthony Albanese  pada Indonesia-Australia Annual Leaders’ Meeting di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (15/05/2025). 

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani mengungkapkan, Future Fund Australia juga mengakui potensi besar Danantara Indonesia dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional dan menarik investasi institusional berskala global.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Australia juga memberikan dukungan keanggotaan bagi Danantara Indonesia di International Forum of Sovereign Wealth Fund (IFSWF).

Rosan pun menyambut baik dukungan keanggotaan dari Australia dan meyakini kerja sama strategis dengan Future Fund Australia akan semakin memperkuat posisi Danantara Indonesia dalam ekosistem investasi global. 

“Keanggotaan dalam International Forum of Sovereign Wealth Fund yang bisa memfasilitasi kemitraan strategis dengan Future Fund Australia merupakan langkah memperkuat posisi Danantara Indonesia sebagai mitra investasi global yang kredibel," papar Rosan dalam keterangannya dikutip, Senin (19/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rosan meyakini kemitraan dengan insititusi investasi global seperti Future Fund akan membuka peluang baru untuk pembiayaan proyek strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Rosan menegaskan, sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara Indonesia memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN untuk mendukung pencapaian misi Asta Cita, rencana strategis nasional, serta program pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara Indonesia bertujuan untuk memperkuat tata kelola aset negara, menciptakan nilai tambah bagi perekonomian, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

"Danantara Indonesia berkomitmen untuk menjadi katalis pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta terus membuka kerjasama dengan mitra global," pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia