Jumat, 15 Mei 2026

Menjajaki Peluang Dimsum dan Kangaroo Bond

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan), didampingi sejumlah pejabat eselon 1 Kemenkeu, dalam pemaparan saat konferensi pers APBN  Kinerja dan Fakta (KiTa) Edisi Mei 2025 di Kementrian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/05/2025). Pemerintah menyampaikan realisasi belanja negara sebesar Rp806,2 triliun. Belanja pemerintah pusat sudah terealisasi 20,2% dari pagu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, yaitu Rp 546,8 triliun. Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan), didampingi sejumlah pejabat eselon 1 Kemenkeu, dalam pemaparan saat konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) Edisi Mei 2025 di Kementrian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/05/2025). Pemerintah menyampaikan realisasi belanja negara sebesar Rp806,2 triliun. Belanja pemerintah pusat sudah terealisasi 20,2% dari pagu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, yaitu Rp 546,8 triliun. Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao.
 Arnoldus Kristianus
26 Mei 2025 | 09:00 WIB
Active
Active
Active

JAKARTA, investor.id – Untuk memperluas sumber pembiayaan APBN pada tahun ini, pemerintah menjajaki penerbitan surat utang dalam mata uang renminbi bernama Dimsum Bond dan dolar Australia (Australian Dollar/AUD) dengan nama Kangaroo Bond. Seiring dengan volatilitas dolar AS, maka diversifikasi mata uang untuk penerbitan obligasi perlu dilakukan.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) Edisi Mei 2025 di Jakarta, akhir pekan lalu. “Penerbitan surat utang tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan minat pelaku pasar. Dalam hal ini pengadaan pembiayaan utang dilakukan secara prudent, fleksibel, oportunistik, dan terukur, mencakup aspek waktu, nilai, instrumen, maupun mata uang,” jelas dia.

Premium Content Blocker

Akses konten premium dari
Investor.ID dengan cara bergabung bersama kami



Logo Premium Content

Frequently Asked Questions (FAQ)


Premium content adalah artikel-artikel pilihan yang diolah dengan pendekatan jurnalisme berkualitas dan bertanggungjawab. Ditulis jurnalis-jurnalis berkompeten yang didasari informasi yang benar, baik, dan bermanfaat. Jurnalis berkompeten melakukan kurasi informasi-informasi agar pembaca mendapat wawasan dan pengetahuan yang lebih luas.

Berita-berita di Koran Investor Daily adalah premium content. Pada premium content ini, untuk memudahkan pembaca menikmati content berita Investor Daily. Ini adalah experience baru dalam membaca content-content ala Jurnalisme Media Cetak.

Anda hanya melakukan regristrasi dengan email atau no HP Anda. Lalu Anda akan mendapatkan akun untuk lebih mudah mengakses setiap hari. Kami menyediakan pengalaman membaca secara gratis.

Anda tidak hanya akan mendapatkan kenyamanan membaca karena tidak ada iklan mengganggu, namun akan mendapatkan perspektif yang berbeda mengenai isu atau tema tertentu. Anda juga akan mendapatkan pemahaman lebih komperhensif dalam sekali baca.

Premium content adalah bagian terintegrasi dari investor.id. Premium content adalah sajian baru yang merupakan mirroring artikel-artikel koran Investor Daily sehingga memudahkan dalam membaca artikel-artikel berkualitas. Investor.id juga tetap menyajikan artikel-artikel update seputar investasi, bursa pasar modal, ekonomi dan bisnis secara gratis.

Mengakses premium content dan epaper Investor Daily bersifat eksklusif. Anda akan mendapatkan premium content secara private. Sehingga, satu akun hanya bisa dinikmati satu user.

Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia