Menjajaki Peluang Dimsum dan Kangaroo Bond
26 Mei 2025 | 09:00 WIB
JAKARTA, investor.id – Untuk memperluas sumber pembiayaan APBN pada tahun ini, pemerintah menjajaki penerbitan surat utang dalam mata uang renminbi bernama Dimsum Bond dan dolar Australia (Australian Dollar/AUD) dengan nama Kangaroo Bond. Seiring dengan volatilitas dolar AS, maka diversifikasi mata uang untuk penerbitan obligasi perlu dilakukan.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) Edisi Mei 2025 di Jakarta, akhir pekan lalu. “Penerbitan surat utang tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan minat pelaku pasar. Dalam hal ini pengadaan pembiayaan utang dilakukan secara prudent, fleksibel, oportunistik, dan terukur, mencakup aspek waktu, nilai, instrumen, maupun mata uang,” jelas dia.

