Jumat, 15 Mei 2026

Kadin Sebut Prancis Jadi Pintu Masuk Indonesia Penetrasi Pasar Uni Eropa

Penulis : Bambang Ismoyo
28 Mei 2025 | 21:59 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie dalam rangkaian acara Indonesia-Perancis Business Forum di Jakarta, Rabu (28/5/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie dalam rangkaian acara Indonesia-Perancis Business Forum di Jakarta, Rabu (28/5/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebut sederet sejumlah perjanjian kerja sama antara Indonesia dan Prancis akan menguntungkan kedua belah pihak. Bagi Indonesia, kerja sama dengan Prancis adalah gerbang untuk masuk lebih jauh ke pasar Uni Eropa (UE).

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menyampaikan, kerja sama Indonesia dengan Perancis mempunyai potensi besar dan saling menguntungkan kedua belah pihak. Bagi Perancis, Indonesia dilihat sebagai kawasan yang potensinya sangat besar di Indo-Pasifik. Sementara untuk Indonesia, kerja sama dengan Perancis diharapkan sebagai gerbang perdagangan di Uni Eropa.

Terlebih, apabila Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa atau IEU-CEPA rampung, maka potensi nilai dagang Indonesia ke Benua Biru, bakal lebih besar ke depannya.

ADVERTISEMENT

Kadin Indonesia melakukan sejumlah kerjasama di berbagai sektor dengan kamar dagang Perancis atau Mouvement des Entreprises de France (Medef). Komitmen kerjasama ini tercermin dari adanya nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam agenda Forum Bisnis Indonesia-Prancis.

Adapun, terdapat 27 MoU atau kerja sama yang ditandatangani dengan Perancis di sela-sela kunjungan Presiden Emmanuel Macron, yang potensi nilainya menembus angka US$ 11 miliar atau sekitar Rp 179,5 triliun (kurs Rp16.321/US$).

“Jumlah MoU yang diteken totalnya 27 MoU sampai dengan total US$ 11 miliar,” ungkap Anindya dalam rangkaian acara Indonesia-Perancis Business Forum di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Anin bilang, beberapa kerjasama yang diteken, mulai dari kerjasama yang melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara hingga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Yang terpenting kedua kawasan ini saling melengkapi, bukan bersaing, tapi saling melengkapi. Misalnya dari Asean, mereka berpikir bagaimana kita bisa menyeimbangkan antara Timur dan Barat,” tandas Anin.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia