Jumat, 15 Mei 2026

Paket Stimulus Ekonomi Belum Berikan Perlindungan Optimal Terhadap Kelas Menengah

Penulis : Arnoldus Kristianus
2 Jun 2025 | 21:05 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, investor.id – Center of Reform on Economics (Core) Indonesia menilai langkah pemerintah meluncurkan lima poin kebijakan dalam paket stimulus kuartal II-2025 menunjukkan langkah sigap pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, stimulus ini perlu diperluas dan dipastikan tepat sasaran. Stimulus ini dinilai juga belum memberikan perlindungan optimal terhadap kelas menengah.

Peneliti Core Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menyarankan stimulus ekonomi agar tidak cuma menyasar sektor formal atau proyek-proyek besar, tetapi harus menjangkau sektor informal, pelaku usaha mikro, serta rumah tangga yang selama ini tidak tercatat dalam skema bantuan formal. Mereka adalah segmen yang terdampak berat pelemahan daya beli.

“Di sinilah pentingnya penguatan data terpadu kesejahteraan sosial dan pemanfaatan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dalam penyaluran bantuan,” ucap Yusuf saat dihubungi Investor Daily pada Senin (2/6/2025).

ADVERTISEMENT

Yusuf menilai, pemerintah harus mulai melihat bahwa kelompok calon kelas menengah juga membutuhkan perhatian khusus. Pasalnya selama ini mereka bukan penerima bantuan, tetapi posisinya sangat rapuh. Sekali terkena tekanan, mereka bisa jatuh ke dalam kategori miskin.

Oleh karena itu, perluasan perlindungan sosial ke kelompok ini menjadi sangat penting. Perlindungan sosial yang dimaksud bisa dalam bentuk subsidi langsung, bantuan pendidikan anak, hingga insentif untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terjaga.

“Perlindungan sosial tidak boleh lagi bersifat sempit dan eksklusif, tetapi harus adaptif terhadap dinamika ekonomi yang terus berubah,” kata Yusuf.

Paket Stimulus Ekonomi Belum Berikan Perlindungan Optimal Terhadap Kelas Menengah
Ilustrasi: Investor Daily, B-Universe Research

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui paket stimulus ekonomi saat libur sekolah yang jatuh pada Juni-Juli 2025, yang berisi lima kebijakan. Lima kebijakan yang akan dijalankan adalah diskon transportasi (tiket kereta api, tiket pesawat, dan tiket kapal penyeberangan), diskon tarif tol, penebalan bantuan sosial, bantuan subsidi upah, dan perpanjangan diskon iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Total nilai paket stimulus ekonomi untuk masa liburan sekolah mencapai Rp 24,44 triliun, yang berasal dari APBN dan Non APBN (dunia usaha).

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia