Jumat, 15 Mei 2026

Di Tengah Proyeksi Suram Ekonomi Indonesia, Prabowo: Kita akan Bikin Kaget Banyak Orang

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
12 Jun 2025 | 19:36 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparannya pada International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di JICC, Senayan, Jakarta, Kamis (12/6/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparannya pada International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di JICC, Senayan, Jakarta, Kamis (12/6/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto optimistis pemerintahannya dapat mendongkrak perekonomian nasional. Ia bahkan menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencengangkan dunia. Hal ini disampaikan di tengah proyeksi suram berbagai lembaga dunia terhadap perekonomian Indonesia.

“Saya melihat, saya percaya pertumbuhan ekonomi kita akan baik. Kita akan bikin kaget banyak orang,” kata Prabowo saat menutup gelaran International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025).

Menurut Prabowo, selama tujuh bulan lebih masa kepemimpinannya, pemerintah telah melakukan pekerjaan yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara. Ia menuturkan, pekan demi pekan, pemerintah terus menunjukkan capaian positif di berbagai program seperti swasembada pangan.

ADVERTISEMENT

Kepala negara juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang berhasil diterapkan setiap kementerian dan lembaga. Dengan efisiensi ini, alokasi anggaran dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebijakan lainnya yang memberikan dampak langsung kepada rakyat.

Prabowo mencontohkan, penghematan yang dilakukan, membuat negara dapat meningkatkan gaji hakim mencapai 280%. Selain itu, efisiensi juga berdampak terhadap optimalisasi program pendidikan dan program strategis lainnya.

Di Tengah Proyeksi Suram Ekonomi Indonesia, Prabowo: Kita akan Bikin Kaget Banyak Orang
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025. Ilustrasi: Investor Daily, B-Universe Research

Kebijakan efisiensi ini akan terus dilakukan dengan menekan belanja pemerintah yang tak produktif dan mengutamakan anggaran untuk kepentingan rakyat. Prabowo meyakini hal ini menjadi salah satu langkah strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kemarin saya resmikan kampus baru Universitas Pertahanan yang menghasilkan insinyur-insinyur, dokter-dokter muda, brilian-brilian untuk bangsa dan negara. Sebentar lagi kita akan buka sekolah-sekolah kampus-kampus baru, kita bekerja terus untuk rakyat,” papar Prabowo.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada triwulan I-2025 mencatat pertumbuhan sebesar 4,87% yoy. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,11% yoy pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, BPS menilai tren pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi global. Presiden Prabowo sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% pada 2029.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia