Di Tengah Proyeksi Suram Ekonomi Indonesia, Prabowo: Kita akan Bikin Kaget Banyak Orang
JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto optimistis pemerintahannya dapat mendongkrak perekonomian nasional. Ia bahkan menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencengangkan dunia. Hal ini disampaikan di tengah proyeksi suram berbagai lembaga dunia terhadap perekonomian Indonesia.
“Saya melihat, saya percaya pertumbuhan ekonomi kita akan baik. Kita akan bikin kaget banyak orang,” kata Prabowo saat menutup gelaran International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025).
Menurut Prabowo, selama tujuh bulan lebih masa kepemimpinannya, pemerintah telah melakukan pekerjaan yang baik untuk kepentingan bangsa dan negara. Ia menuturkan, pekan demi pekan, pemerintah terus menunjukkan capaian positif di berbagai program seperti swasembada pangan.
Kepala negara juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang berhasil diterapkan setiap kementerian dan lembaga. Dengan efisiensi ini, alokasi anggaran dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebijakan lainnya yang memberikan dampak langsung kepada rakyat.
Prabowo mencontohkan, penghematan yang dilakukan, membuat negara dapat meningkatkan gaji hakim mencapai 280%. Selain itu, efisiensi juga berdampak terhadap optimalisasi program pendidikan dan program strategis lainnya.
Baca Juga:
Batu Sandungan Pertumbuhan Ekonomi 8%Kebijakan efisiensi ini akan terus dilakukan dengan menekan belanja pemerintah yang tak produktif dan mengutamakan anggaran untuk kepentingan rakyat. Prabowo meyakini hal ini menjadi salah satu langkah strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kemarin saya resmikan kampus baru Universitas Pertahanan yang menghasilkan insinyur-insinyur, dokter-dokter muda, brilian-brilian untuk bangsa dan negara. Sebentar lagi kita akan buka sekolah-sekolah kampus-kampus baru, kita bekerja terus untuk rakyat,” papar Prabowo.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada triwulan I-2025 mencatat pertumbuhan sebesar 4,87% yoy. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,11% yoy pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, BPS menilai tren pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi global. Presiden Prabowo sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% pada 2029.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






