Jumat, 15 Mei 2026

Rosan Sebut Investasi Asing Tetap Moncer di Indonesia Meski Ada Konflik Timur Tengah

Penulis : Arnoldus Kristianus
24 Jun 2025 | 16:52 WIB
BAGIKAN
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani  saat memberikan keterangan pers usai acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dan Pemerintah Kota Batam dan Badan Badan Pengusahaan KPBPB Batam di Kantor Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (24/6/2025). (Foto: B-Universe/ Arnoldus Kristianus)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani saat memberikan keterangan pers usai acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dan Pemerintah Kota Batam dan Badan Badan Pengusahaan KPBPB Batam di Kantor Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (24/6/2025). (Foto: B-Universe/ Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani sebut geliat investasi asing (Foreign Direct Investment/ FDI) di Tanah Air tetap terjaga meskipun saat ini perekonomian dunia sedang tertekan karena konflik Israel dan Iran.

“Sejauh ini kami belum melihat dampaknya ke FDI, tetapi ini semua masih berjalan,” ucap Rosan di Kantor Kementerian Investasi/ BKPM, Selasa (24/6/2025).

Rosan mengatakan dalam enam bulan terakhir kinerja investasi asing tetap terjaga dalam enam bulan terakhir. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah investor-investor tersebut juga memiliki investasi di negara-negara Asia lain seperti Singapura, Asia, China, hingga Jepang.

ADVERTISEMENT

“Investasi enam bulan terakhir masih sangat positif, jadi buat kami kelihatannya tidak ada pengaruh yang besar. Semuanya berjalan dengan baik,” tegas dia.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM  realisasi investasi sampai kuartal I-2025 mencapai Rp 465,2 triliun atau sekitar 24,4% dari target realisasi investasi 2025 yang sebesar Rp 1.905,6 triliun.

Realisasi investasi dalam bentuk penanaman modal asing sebesar Rp 230,4 triliun atau 49,3% dari total realisasi investasi. Sedangkan investasi dalam bentuk penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 234,8 triliun atau 50,5% dari total realisasi investasi.

Di sisi lain, Ekonom Universitas  Andalas Syafruddin Karimi  mengatakan Indonesia harus  melakukan langkah nyata tidak hanya sekedar membuat pernyataan normatif. Dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto dan jajaran tim ekonomi harus mempersiapkan langkah darurat menghadapi lonjakan harga minyak dunia.

“Ketergantungan Indonesia pada impor energi akan menjadi beban fiskal besar jika harga minyak menembus US$ 100 per barel. Menunda revisi kebijakan subsidi energi hanya akan memperparah defisit APBN,” ucap Syafruddin.

Menurutnya, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus memperkuat koordinasi stabilisasi rupiah. Bila terjadi tekanan perekonomian global, maka akan menyebabkan keluarnya modal asing dari pasar keuangan dalam negeri sehingga menekan nilai tukar rupiah dan mengerek inflasi.

“Intervensi moneter harus disertai penajaman komunikasi kebijakan agar pasar tetap tenang,” tegas Syafruddin.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 42 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 44 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia