AS Kepincut Proyek Hilirisasi Indonesia
JAKARTA, investor.id – Amerika Serikat (AS) serius untuk menggarap sumber daya mineral kritis (critical mineral) di Indonesia. Dalam hal ini, Indonesia mendorong kerja sama dan investasi strategis AS ikut dalam proyek hilirisasi.
Dalam pertemuan bilateral di Washington D.C., Rabu (9/7/2025), Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengembangkan investasi bersama AS dalam pengolahan komoditas sumber daya alam mineral kritis seperti nikel, mangan, kobalt, dan tembaga.
Ketertarikan tinggi dari pihak AS terhadap potensi sumber daya alam Indonesia menjadi pintu masuk bagi peluang hilirisasi bersama. Pemerintah AS disebut sangat antusias menjajaki kemitraan di sektor ini.
“Pihak AS menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk mendorong kemitraan di bidang critical minerals. Kita perlu mengoptimalkan potensi kerja sama dan investasi dalam pengolahan critical minerals tersebut bersama-sama,” ujar Airlangga dalam siaran pers Kemenko Perekonomian, Kamis (10/7).
Pembahasan kerja sama ini merupakan bagian dari agenda besar perundingan tarif bea masuk impor yang tengah dijajaki Indonesia dan AS menjelang 1 Agustus 2025, seperti tenggat yang diberikan Presiden Donald Trump.
Selain membahas soal tarif, kedua pihak juga menyoroti peluang kolaborasi jangka panjang di sektor energi, perdagangan digital, hingga penguatan rantai pasok strategis.
Langkah ini dinilai sejalan dengan strategi hilirisasi Indonesia, yang menargetkan nilai tambah dari sektor pertambangan untuk memperkuat industri dalam negeri serta daya saing ekspor. Pemerintah berharap kemitraan dengan AS dapat membuka akses teknologi, pasar, dan investasi baru, khususnya dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan energi bersih.
Dalam lawatan ke Washington D.C., Menko Airlangga didampingi Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






