Realisasi Investasi Semester I-2025 Capai Rp 950 Triliun, 30% dari Hilirisasi
JAKARTA, investor.id – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan, realisasi investasi di Indonesia pada semester I-2025 mencapai Rp 950 triliun.
Merujuk besaran nilai tersebut, realisasi investasi sepanjang paruh pertama tahun ini telah mencakup sekitar 49,85% dari total target realisasi investasi yang mencapai Rp 1.905,6 triliun.
Bahkan, nilai itu lebih besar dibandingkan dengan penuturan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu yang baru-baru ini menyatakan bahwa realisasi investasi pada kuartal II-2025 sebesar Rp 475 triliun. Menambah capaian pada kuartal I-2025 yang sebesar Rp 465,2 triliun, sehingga capaian sepanjang paruh pertama mencapai Rp 940,2 triliun.
Rosan mengungkapkan, dari realisasi investasi mencapai Rp 950 triliun tersebut, 30% merupakan investasi untuk proyek hilirisasi. Investasi pada proyek hilirisasi ini memang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Investasi di bidang hilirisasi ini memang meningkat cukup signifikan karena dari total investasi. Saya mendapatkan laporan, beberapa hari yang lalu, kurang lebih dari investasi yang masuk di kuartal kedua kurang lebih kontribusinya dari Rp950 triliun itu mencapai 30% (merupakan hilirisasi),” urai Rosan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Dia menjelaskan, hal ini merupakan capaian yang sangat baik, mengingat pemerintah kini tengah menggenjot program hilirisasi. Adapun program ini bertujuan untuk mendorong nilai tambah dari komoditas sumber daya alam unggulan di dalam negeri.
Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional. Beberapa tugas yang dimaksud, seperti merumuskan, mengusulkan dan menetapkan wilayah atau lokasi, serta sumber daya bahan baku yang dapat dioptimalkan ke dalam program hilirisasi.
Kemudian, hadirnya satgas diharapkan dapat mengatasi permasalahan perihal perizinan proyek-proyek hilirisasi, agar nantinya tak tumpang-tindih. Serta, Satgas dapat menjalankan dan mengawasi proyek-proyek hilirisasi dapat berkeadilan kepada semua pihak.
Beberapa jenis komoditas yang digenjot dan masuk ke dalam program hilirisasi seperti komoditas mineral dan batu bara, pertanian, perkebunan, serta perikanan dan kelautan.
“Hilirisasi ini memang tidak hanya di bidang mineral, tapi juga di perkebunan, pertanian dan lain-lainnya. Ini akan mempunyai dampak yang sangat positif, yang sangat besar dalam rangka kita mencapai pertumbuhan perekonomian,” demikian jelas Rosan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






