Paripurna DPR Sepakati RAPBN 2026: Ekonomi Tumbuh 5,8%, Rupiah Rp 16.500–16.900
JAKARTA, investor.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Pemerintah Indonesia telah menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026.
Kesepakatan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-25 masa persidangan IV tahun sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Jazilul Fawaid, mengungkapkan hasil pembahasan terkait asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2026. Diantaranya pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5,2–5,8%, laju inflasi 1,5–3,5%, serta nilai tukar rupiah sebesar Rp 16.500–16.900 per dolar AS.
Pembahasan ini juga menghasilkan postur makro fiskal 2026. Pendapatan negara kesepakatan 11,71–12,31% dari PDB, dengan rinciannya yakni perpajakan 10,08–10,54% dari PDB, PNBP 1,63–1,76%, dan hibah 0,002–0,003% dari PDB.
Selanjutnya, belanja negara kesepakatan 14,19–14,83% dari PDB, terdiri dari belanja pemerintah pusat kesepakatan 11,41–11,94% dan transfer ke daerah kesepakatan sama 2,78–2,89% dari PDB.
“Arah dan strategi kebijakan fiskal didesain untuk mewujudkan kedaulatan pangan, energi, ekonomi menuju Indonesia tangguh, mandiri dan sejahtera,” ucap Jazilul dalam Rapat Paripurna, Kamis (24/7/2025).
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, DPR RI telah menyepakati kebijakan fiskal 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sebagai pijakan menuju tercapainya visi Indonesia Emas 2045.
Adapun rencana kerja pemerintah 2026 mengusung tema kedaulatan pangan, energi, serta ekonomi produktif dan inklusif yang mencerminkan arah kebijakan prioritas nasional dan selaras dengan RPJMN 2025-2029.
“DPR RI menekankan pentingnya dukungan anggaran efisien, kredibel, dan berorientasi hasil guna mewujudkan tema sebagai fondasi menuju Indonesia emas 2045,” sebut Puan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler




