Sabtu, 4 April 2026

IMF: Ekonomi Global Mulai Membaik

Penulis : Natasha Khairunisa Amani
10 Okt 2025 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. ( Foto: NICHOLAS KAMM / AFP )
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. ( Foto: NICHOLAS KAMM / AFP )

JAKARTA, investor.id - Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan bahwa perekonomian global telah menunjukkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan, meskipun menghadapi ketidakpastian yang berkepanjangan dan prospek pertumbuhan jangka menengah.

Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (10/10/2025) Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva menuturkan bahwa pihaknya kini memperkirakan pertumbuhan global akan melambat sedikit di sisa tahun 2025 dan 2026 mendatang, didukung oleh kondisi yang lebih baik dari perkiraan di Amerika Serikat, dan di antara beberapa negara maju, serta negara berkembang.

"(Perekonomian dunia) berkinerja lebih baik dari yang dikhawatirkan, tetapi lebih buruk dari yang kita butuhkan," ungkap Georgieva kepada wartawan di Washington D.C, AS.

Advertisement

Pernyataan Georgieva disampaikan menjelang pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral di Bank Dunia dan IMF di Washington minggu depan.

"Semua tanda menunjukkan ekonomi dunia yang secara umum telah mampu bertahan dari tekanan akut akibat berbagai guncangan," ujarnya, merujuk pada fundamental kebijakan yang membaik, kemampuan adaptasi sektor swasta, tarif yang lebih rendah, dan kondisi keuangan yang mendukung.

Georgieva mencatat bahwa rata-rata tarif dagang AS telah turun dari 23% pada bulan April menjadi 17,5% saat ini, sementara tarif efektif AS sekitar 10% masih jauh di atas negara-negara lain di dunia.

Namun, ia memperingatkan, dampak penuh dari tarif tersebut masih akan terlihat.

Saat ini, IMF masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan tetap berada di kisaran 3% dalam jangka menengah.

"Pola pertumbuhan global telah berubah selama bertahun-tahun, terutama dengan perlambatan pertumbuhan China yang terus berlanjut sementara India berkembang menjadi mesin pertumbuhan utama," kata Georgieva.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 11 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 47 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 1 jam yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia