IMF Bahas Dampak Perang Dagang AS-China ke Ekonomi Global
JAKARTA, investor.id - Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan bahwa kebijakan tarif tinggi baru yang dikenakan Amerika Serikat terhadap China berdampak kecil pada ekonomi global.
Seperti diketahui, ketegangan perdagangan antara AS dan China meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan Presiden Donald Trump mengenakan tarif 100% terhadap China di tengah perselisihan mengenai ekspor logam tanah jarang.
Dikutip dari CNN Business, Rabu (15/10/2025) kepala ekonom IMF, Pierre-Olivier Gourinchas mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan bahwa tarif AS berdampak pada pertumbuhan ekonomi global.
"Amerika Serikat menegosiasikan kesepakatan perdagangan dengan berbagai negara dan memberikan berbagai pengecualian," tulis Gourinchas dalam sebuah postingan blog.
Dia menambahkan, bahwa sebagian besar negara juga menahan diri untuk tidak membalas dengan menaikkan tarif atas barang-barang AS. Para pelaku bisnis juga beradaptasi dengan cepat dengan meningkatkan impor sebelum kenaikan tarif AS, serta mengubah rute rantai pasokan.
"Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa mungkin perlu waktu lama sebelum gambaran lengkapnya muncul," jelasnya.
Namun, proyeksi IMF untuk pertumbuhan AS tahun ini menunjukkan perlambatan tajam dari ekspansi sebesar 2,8%.
“Kita telah melihat penurunan yang sangat tajam dalam proporsi pekerja kelahiran luar negeri dalam angkatan kerja di AS. Anda dapat menganggap ini sebagai guncangan pasokan negatif lainnya di samping guncangan tarif,” kata Gourinchas.
“Sesuatu yang berkontribusi pada perlambatan pertumbuhan AS secara umum bukanlah sesuatu yang akan baik bagi kita semua,” bebernya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






