Sabtu, 4 April 2026

IMF Bahas Dampak Perang Dagang AS-China ke Ekonomi Global

Penulis : Natasha Khairunisa Amani
15 Okt 2025 | 13:30 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat bertemu di sela-sela KTT G 20 di Osaka, Jepang. (Foto: AP)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat bertemu di sela-sela KTT G 20 di Osaka, Jepang. (Foto: AP)

JAKARTA, investor.id - Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan bahwa kebijakan tarif tinggi baru yang dikenakan Amerika Serikat terhadap China berdampak kecil pada ekonomi global.

Seperti diketahui, ketegangan perdagangan antara AS dan China meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan Presiden Donald Trump mengenakan tarif 100% terhadap China di tengah perselisihan mengenai ekspor logam tanah jarang.

Dikutip dari CNN Business, Rabu (15/10/2025) kepala ekonom IMF, Pierre-Olivier Gourinchas mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan bahwa tarif AS berdampak pada pertumbuhan ekonomi global.

Advertisement

"Amerika Serikat menegosiasikan kesepakatan perdagangan dengan berbagai negara dan memberikan berbagai pengecualian," tulis Gourinchas dalam sebuah postingan blog.

Dia menambahkan, bahwa sebagian besar negara juga menahan diri untuk tidak membalas dengan menaikkan tarif atas barang-barang AS. Para pelaku bisnis juga beradaptasi dengan cepat dengan meningkatkan impor sebelum kenaikan tarif AS, serta mengubah rute rantai pasokan.

"Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa mungkin perlu waktu lama sebelum gambaran lengkapnya muncul," jelasnya.

Namun, proyeksi IMF untuk pertumbuhan AS tahun ini menunjukkan perlambatan tajam dari ekspansi sebesar 2,8%.

“Kita telah melihat penurunan yang sangat tajam dalam proporsi pekerja kelahiran luar negeri dalam angkatan kerja di AS. Anda dapat menganggap ini sebagai guncangan pasokan negatif lainnya di samping guncangan tarif,” kata Gourinchas.

“Sesuatu yang berkontribusi pada perlambatan pertumbuhan AS secara umum bukanlah sesuatu yang akan baik bagi kita semua,” bebernya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 58 detik yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 5 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 13 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 1 jam yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia