Sabtu, 4 April 2026

Imbauan IMF soal Perang Dagang AS vs China

Penulis : Natasha Khairunisa Amani
17 Okt 2025 | 13:45 WIB
BAGIKAN
IMF mengungkapkan, perekonomian global telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi guncangan tarif AS selama tahun 2025. (Foto: File)
IMF mengungkapkan, perekonomian global telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi guncangan tarif AS selama tahun 2025. (Foto: File)

JAKARTA, investor.id - Dana Moneter Internasional (IMF) berpesan kepada negara-negara di dunia untuk tetap tenang di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

“Pesan kami kepada semua orang adalah: tetap tenang,” ujar Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, dikutip dari Businesstimes, Jumat (17/10/2025).

"Dan kepada China: berhati-hatilah, jangan memprovokasi negara lain," ucap Georgieva dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television.

Advertisement

IMF mengungkapkan, perekonomian global telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi guncangan tarif AS selama tahun 2025. Georgieva mengaitkan hal ini sebagian dengan negara-negara yang tidak membalas pungutan tinggi yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump.

Namun, ia memperingatkan bahwa negara-negara juga tidak boleh berpuas diri. Dengan banyaknya barang dari China yang dialihkan ke pasar global, termasuk Asia dan Uni Eropa, negara-negara lain diingatkan untuk tidak mengambil langkah-langkah proteksionisme.

“Jika negara-negara penerima barang China merasakan tekanan dan memutuskan untuk mengenakan tarif juga, kita mungkin masih menghadapi risiko perang dagang, berpindah dari satu tempat ke tempat lain,” tegas Georgiva.

Dilaporkan, isu perang dagang terbaru antara AS dan China, yang dikenal sebagai dua ekonomi terbesar dunia mendominasi pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral IMF tahun ini.

Setelah China mengumumkan pembatasan baru pada logam tanah jarang, Presiden AS Donald Trump mengumumkan putaran tarif besar lainnya untuk barang-barang asal China.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 detik yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 5 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 13 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 1 jam yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia