Imbauan IMF soal Perang Dagang AS vs China
JAKARTA, investor.id - Dana Moneter Internasional (IMF) berpesan kepada negara-negara di dunia untuk tetap tenang di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.
“Pesan kami kepada semua orang adalah: tetap tenang,” ujar Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, dikutip dari Businesstimes, Jumat (17/10/2025).
Baca Juga:
IMF: Ekonomi Global Mulai Membaik"Dan kepada China: berhati-hatilah, jangan memprovokasi negara lain," ucap Georgieva dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television.
IMF mengungkapkan, perekonomian global telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi guncangan tarif AS selama tahun 2025. Georgieva mengaitkan hal ini sebagian dengan negara-negara yang tidak membalas pungutan tinggi yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump.
Namun, ia memperingatkan bahwa negara-negara juga tidak boleh berpuas diri. Dengan banyaknya barang dari China yang dialihkan ke pasar global, termasuk Asia dan Uni Eropa, negara-negara lain diingatkan untuk tidak mengambil langkah-langkah proteksionisme.
“Jika negara-negara penerima barang China merasakan tekanan dan memutuskan untuk mengenakan tarif juga, kita mungkin masih menghadapi risiko perang dagang, berpindah dari satu tempat ke tempat lain,” tegas Georgiva.
Dilaporkan, isu perang dagang terbaru antara AS dan China, yang dikenal sebagai dua ekonomi terbesar dunia mendominasi pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral IMF tahun ini.
Setelah China mengumumkan pembatasan baru pada logam tanah jarang, Presiden AS Donald Trump mengumumkan putaran tarif besar lainnya untuk barang-barang asal China.
Baca Juga:
Jaga Relasi di Tengah Perang DagangEditor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






