Debt Switch SBN, Perhatikan Risiko Likuiditas
23 Feb 2026 | 09:30 WIB
JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) ikut menanggung beban dalam menjalankan kebijakan ekonomi dengan membeli Surat Berharga Negara (SBN) melalui pasar sekunder yang jatuh tempo pada tahun Ini. Penerbitan SBN oleh pemerintah dan pembelian SBN dari pasar sekunder oleh BI, akan dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip kebijakan fiskal dan moneter yang pruden.
Dalam hal ini BI sepakat menjalankan pembelian SBN dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui mekanisme pertukaran SBN secara bilateral (bilateral debt switch) pada 2026. Adapun nilai transaksi direncanakan sebesar Rp173,4 triliun sesuai jumlah SBN yang jatuh tempo tahun tersebut. Dalam mekanisme tersebut SBN yang dapat diserap oleh BI adalah yang dapat diperdagangkan di pasar (tradable) dengan menggunakan harga sesuai mekanisme pasar.

