Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo Instruksikan Percepatan Hilirisasi dan Penguatan Program Danantara

Penulis : Ichsan Ali
24 Apr 2026 | 16:49 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Jumat (24/4/2026). (Foto: instagram @rosanroeslani)
Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Jumat (24/4/2026). (Foto: instagram @rosanroeslani)

KAB. BOGOR, investor.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis terkait percepatan hilirisasi industri dan penguatan program prioritas Danantara. Instruksi ini disampaikan langsung kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, dalam pertemuan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan ini menjadi krusial dalam memastikan keberlanjutan investasi yang mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian nasional. Rosan menegaskan bahwa arahan presiden akan menjadi fondasi dalam mengawal target-target besar pemerintah di sektor investasi.

“Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang,” tulis Rosan yang juga CEO Danantara Indonesia dalam unggahan resminya di akun media sosial @rosanroeslani.

ADVERTISEMENT

Langkah penguatan kebijakan ini dilakukan di tengah tren positif realisasi investasi nasional. Sebelumnya, Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi pada triwulan I-2026 telah mencapai Rp 498,8 triliun. Angka tersebut setara dengan 24,4% dari total target investasi nasional tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.

Selain dari sisi angka, investasi yang masuk juga berdampak langsung pada sektor ketenagakerjaan. “Capaian realisasi investasi pada triwulan I 2026 tercatat Rp 498,8 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 706.569 orang atau naik 18,9% secara year on year,” ungkap Rosan pada Kamis (23/4/2026).

Rosan sebelumnya juga telah menemui Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada Selasa (21/4/2026). Dalam instruksinya saat itu, Presiden Prabowo mengarahkan agar penanaman modal di Indonesia tidak hanya mengejar secara kuantitas, tetapi juga harus mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Selanjutnya pada konferensi pers Kamis (23/4/2026), Rosan menerangkan bahwa saat ini pemerintah tengah mempertimbangkan supaya insentif fiskal untuk sektor hilirisasi tidak lagi hanya berdasarkan nilai investasi, melainkan diprioritaskan pada sektor padat karya atau yang menyerap lebih banyak lapangan kerja. Evaluasi insentif ini terutama dilakukan di sektor hilirisasi dengan ekosistem yang sudah mapan, seperti nikel.

“Apabila ekosistem sudah terbentuk, sudah berjalan, tentunya secara bertahap kita akan melihat, mengevaluasi apakah  akan tetap diberikan insentif-insentif,” ujar Rosan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia