Minggu, 21 Juni 2026

Purbaya Tunda Ekspansi Pajak Hingga Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat Menguat

Penulis : Arnoldus Kristianus
24 Apr 2026 | 17:45 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan bahwa wacana perluasan basis pajak dalam Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Tahun 2025-2029 belum akan diberlakukan dalam waktu dekat. Langkah perluasan basis pajak akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian dan daya beli.

“Jadi posisi kami tidak berubah bahwa kita tidak akan mengenakan pajak tambahan sampai ekonominya dipandang cukup baik dan daya beli masyarakat  sudah cukup kuat,” ungkap Purbaya dalam media briefing di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, pada Jumat (24/4/2026).

Dalam Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2025-2029 disebutkan sejumlah hal yang berpotensi menjadi objek pajak. Mulai dari pengenaan pajak untuk orang kayak, pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penggunaan jalan tol, transaksi digital luar negeri, hingga pajak karbon.

ADVERTISEMENT

Dalam Renstra juga berisi tentang pengawasan tentang wajb pajak yang termasuk dalam golongan kaya. DJP akan meningkatkan pengawasan kepatuhan wajib pajak grup, wajib pajak dengan transaksi yang dipengaruhi hubungan istimewa, dan wajib pajak orang pribadi prominen.

“Untuk pajak orang kaya, saya tidak tahu. Saya baru dengar kemarin, pajak jalan tol juga sama. Ini rencana jangka panjang yang dibuat sebelumnya,” terang Purbaya.

Purbaya mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan terhadap kinerja DJP. Termasuk dalam penggodokan tentang upaya perluasan basis pajak. Menurutnya renstra tidak perlu dimasukan dalam website DJP.

“Bahkan Pak Sekjen (Robert Leonard Marbun) tidak merekomendasikan itu dimasukan di homepage (website DJP). Jadi itu masih rezim yang lama. Makanya kita ada perubahan sedikit-sedikit supaya lebih teratur,” tutur Purbaya.

Sebelumnya, Sekretaris Eksekutif  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo menyampaikan penolakan tegas terhadap wacana pengenaan pajak atas penggunaan jalan tol yang belakangan ini muncul ke permukaan. YLKI menilai wacana tersebut tidak hanya ngawur dan tidak berpihak pada rakyat , memindahkan beban negara ke pundak konsumen yang sudah terlalu lama menanggung tarif tol tinggi. 

Pengguna jalan tol di Indonesia bukanlah kelompok elit tetapi mereka adalah pekerja, pengusaha kecil, sopir angkutan barang, dan keluarga menengah yang menggunakan tol sebagai infrastruktur publik untuk mobilitas ekonomi sehari-hari.

“Mengenakan pajak tambahan di atas tarif tol yang sudah mahal adalah kebijakan yang tidak menunjukkan ketidakpekaan pemerintah terhadap kondisi ekonomi rakyat,” terang dia.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 54 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia