Minggu, 21 Juni 2026

Purbaya: Rupiah Rp 17.300 Bukan Sinyal Pemburukan Ekonomi Domestik

Penulis : Erfan Ma’ruf
24 Apr 2026 | 19:47 WIB
BAGIKAN
Petugas menunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat dan Rupiah di sebuah tempat penukaran mata uang asing atau money changer di pusat perbelanjaan di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Petugas menunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat dan Rupiah di sebuah tempat penukaran mata uang asing atau money changer di pusat perbelanjaan di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp 17.300 per dolar Amerika Serikat (AS) bukan merupakan cerminan dari memburuknya kondisi ekonomi domestik. Menurutnya, fondasi ekonomi nasional saat ini masih relatif lebih kuat dibandingkan beberapa negara di kawasan.

Menkeu Purbaya menyatakan bahwa dinamika nilai tukar merupakan ranah otoritas moneter untuk menjelaskan lebih detail secara teknis. Meski demikian, ia menjamin pemerintah tetap fokus menjaga stabilitas fundamental ekonomi agar tetap tangguh menghadapi gejolak global.

“Untuk saya sih ini bukan tanda pemburukan atau dipicu oleh memburuknya ekonomi domestik. Dibanding negara lain kita masih kuat. Bahkan dibanding Malaysia, Thailand, dan lain-lain masih kuat,” ujar Purbaya di Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

Meski mengakui adanya perbedaan pergerakan mata uang regional—di mana ringgit Malaysia dan baht Thailand sempat menguat terhadap dolar AS sejak awal tahun—Purbaya menilai hal tersebut dipengaruhi faktor teknis global. Ia pun menyarankan agar detail mengenai volatilitas tersebut dikonfirmasi kepada bank sentral sebagai regulator terkait.

“Coba Anda tanya ke bank sentral kenapa seperti itu. Mungkin saya bukan ahlinya di sini. Tapi yang jelas adalah fondasi ekonomi kita tidak berubah, bahkan akan semakin cepat karena kita serius memperbaiki kendala-kendala struktural,” tegasnya.

Purbaya: Rupiah Rp 17.300 Bukan Sinyal Pemburukan Ekonomi Domestik
Indikator makroekonomi Indonesia. (Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

Adapun nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Jumat menguat 0,33% atau 57 poin menjadi Rp 17.229 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.286 per dolar AS. Sebelumnya, nilai tukar rupiah sempat anjlok ke level Rp 17.300 per dolar AS di pasar spot pada Kamis.

Menkeu juga menyoroti adanya persepsi negatif atau noise yang mencoba menggambarkan ekonomi Indonesia akan terpuruk dalam beberapa bulan ke depan. Ia membantah prediksi tersebut dan menyatakan bahwa realita di lapangan justru menunjukkan kondisi yang terkendali.

“Ada noise yang seolah menggambarkan ekonomi kita sedang menuju keterpurukan dalam beberapa bulan ke depan. Mereka bilang kan 3 bulan waktu itu kan, berarti Juni atau Juli. Tapi keadaannya tidak seperti itu. Noise dari pemerintah sudah kita rapikan,” pungkas Purbaya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 31 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia