Minggu, 21 Juni 2026

Purbaya Siapkan Insentif Mobil & Motor Listrik, Kuota Masing-masing 100.000 Mulai Juni 2026

Penulis : Addin Anugrah Siwi
5 Mei 2026 | 16:10 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyiapkan insentif pembelian mobil listrik dengan kuota awal 100.000 unit dan sebanyak 100.000 unit motor listrik. Kebijakan strategis ini ditargetkan mulai diimplementasikan pada awal Juni 2026 sebagai upaya mendorong konsumsi domestik, memperkuat manufaktur otomotif, sekaligus menekan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Keputusan ini diambil usai pertemuan Menkeu Purbaya dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Purbaya menyatakan ketertarikannya terhadap proposal perluasan dukungan kendaraan listrik yang diajukan Kemenperin.

“Tadi saya ketemu dengan Menteri Perindustrian tadi pagi. Saya tertarik dengan proposal mereka, saya tanya apa yang bisa didorong,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa insentif ini memiliki peran ganda, yakni menstimulus pasar supaya penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) meningkat dan memperkuat postur anggaran negara melalui penghematan konsumsi energi fosil.

“Saya tertarik dengan proposal mereka untuk memberi subsidi ke kendaraan listrik. Selain mendorong konsumsi, yang kedua kita bisa mengurangi konsumsi bahan bakar BBM,” tambahnya.

Pemerintah optimistis percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkokoh resiliensi ekonomi nasional pada paruh kedua 2026. “Jadi ke depan seharusnya kalau itu dipercepat lebih memperkuat daya tahan anggaran ekonomi kita,” kata Purbaya.

Purbaya Siapkan Insentif Mobil & Motor Listrik, Kuota Masing-masing 100.000 Mulai Juni 2026
Tren Penjualan Mobil Listrik dalam 5 Tahun Terakhir. (Sumber: Gaikindo, Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

Untuk tahap awal, insentif dialokasikan bagi 100.000 unit mobil listrik dengan opsi penambahan kuota jika antusiasme pasar melampaui target. “100.000 pertama, kalau habis kita kasih lagi. Kalau habis kita kasih lagi,” tegasnya.

Selain mobil, pemerintah juga menetapkan subsidi bagi 100.000 unit motor listrik dengan besaran Rp 5 juta per unit. “Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama akan kita kasih. Berapa subsidinya? Rp 5 juta. Kalau habis nanti kita kasih lagi, kalau habis kita kasih lagi,” ungkap Purbaya.

Terkait skema teknis dan besaran nominal insentif mobil listrik, Purbaya menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada pihak Kemenperin dan Kemenko Perekonomian. Ia berharap kebijakan ini mulai memacu pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV mendatang.

Purbaya Siapkan Insentif Mobil & Motor Listrik, Kuota Masing-masing 100.000 Mulai Juni 2026
Tren Penjualan Motor Listrik dalam 5 Tahun Terakhir. (Sumber: Gaikindo, Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

Sebelumnya usai pertemuan dengan Menkeu Purbaya pada Selasa, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan insentif kendaraan listrik semakin relevan karena tidak hanya berkaitan dengan pengurangan emisi, tetapi juga pengurangan konsumsi BBM dan subsidi energi.

“Kita sudah bicara salah satunya juga bicara soal insentif sebagai stimulus. Kalau memang pemerintah memberikan insentif untuk motor atau mobil listrik, ini semakin relevan. Itu agar kita lebih banyak mengurangi penggunaan BBM, artinya bisa mengurangi (anggaran) subsidi (BBM),” ujar Agus saat ditemui di kantor Kemenkeu.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia