Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) Buy Back Saham Rp 11 M
JAKARTA, investor.id - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melakukan pembelian kembali saham (buy back) yang dilakukan perseroan senilai Rp 11 miliar. Pembelian tersebut dilakukan pada periode tangga 1 November 2021 sampai dengan 5 Januari 2021.
Dalam keterbukaan informasi tertulis, SIDO melakukan buy back sebanyak 12.214.417 lembar saham. Hasil pelaksanaan atas pengalihan saham hasil pembelian kembali telah dialihkan seluruhnya. Secara rinci, pembelian kembali saham Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul dilakukan sebanyak enam kali yang terbagi dalam tiga bulan.
Baca Juga:
Sido Muncul Makin BerenergiPertama, terjadi pada November 2021 sebanyak dua kali, yaitu 19 November 2021 jumlah saham yang dijual sebanyak 200 ribu dengan harga rata-rata penjualan Rp 910 mencapai Rp 181,5 juta. Pada 22 November sebanyak 4,8 juta saham dengan harga rata-rata penjualan Rp 916,64 senilai Rp 4,3 miliar.
Kedua pada Desember, terjadi sebanyak dua kali, yaitu Pada 6 Desember 2021 sebanyak 1,7 juta saham dengan harga rata-rata penjualan Rp 905,29 total mencapai Rp 1,5 miliar. Pada 16 Desember 2021 sebanyak 1 lembar saham dengan harga rata-rata mencapai Rp 885 menjadi total Rp 882.7 juta.
Kemudian, pada Januari juga dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada 4 Januari 2022 sebanyak 4 juta saham dengan harga rata-rata Rp 899,5 senilai Rp 3,58 miliar. Terakhir, pada 5 Januari 2022 harga rata-rata senilai Rp 907,92 dengan total Rp 465,8 juta.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


