Jumat, 15 Mei 2026

East Ventures dan Telkom Suntik Pendanaan Awal Start-up Riliv

Penulis : Abdul Muslim
20 Jan 2022 | 19:14 WIB
BAGIKAN
 Co-Founders Riliv Audrey Maximillian (kiri) dan Audy Christopher Herli (kanan). (IST)
Co-Founders Riliv Audrey Maximillian (kiri) dan Audy Christopher Herli (kanan). (IST)

JAKARTA, investor.id - Riliv, start-up penyedia layanan kesehatan mental (mental health), mengumumkan telah meraih pendanaan tahap awal (seed round/funding) yang dipimpin oleh perusahaan modal ventura East Ventures. Telkom Indonesia juga disebutkan ikut berpartisipasi di dalamnya. Namun, tak disebutkan nilai pendanaannya.

Investor lain yang berpartisipasi, yakni Benson Capital, Sankalpa Ventures, Teja Ventures, Telkom Indonesia melalui program akselerasi Indigo, dan Angel Investor Shweta Shrivastava, sebagai dukungan  untuk mengembangkan industri mental health di Indonesia.

Investasi tersebut akan digunakan untuk memperluas layanan kesehatan mental Riliv ke sektor yang lebih luas, seperti masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan terintegrasi serta industri yang spesifik memberikan akses tenaga kesehatan mental bagi karyawan.

Riliv didirikan oleh dua orang muda. Audrey Maximillian Herli (Maxi) yang merupakan alumni YSEALI 2017 dan Audy Christopher Herli, penerima beasiswa Australia Awards Scholarship 2018, mendirikan Riliv karena rasa keprihatinannya terhadap kondisi mental masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

Chief Executive Officer Riliv Audrey Maximillian Herli mengatakan, kehadiran konseling daring dan konten-konten mindfulness yang terpadu dari Riliv dapat memperkenalkan kesehatan mental sebagai kebutuhan yang wajar bagi Gen Y, Z, dan Alpha, dalam bonus demografi Indonesia saat ini.

“Kami membuka pintu bagi semua pihak untuk bekerja sama menanggulangi kesehatan mental bersama,” ujar Audrey, dalam pernyataannya, Kamis (20/1).

Menurut dia, terdapat peningkatan pengguna Riliv hingga hampir 400% selama pandemi Covid-19, baik dari pekerja maupun pengguna umum seperti pelajar dan ibu rumah tangga. Kebanyakan dari mereka memiliki masalah yang dengan perasaan cemas dan tidak aman terkait kondisi saat ini.

Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca menambahkan, pandemi Covid-19 semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental.

Layanan Riliv pun kini menjadi semakin relevan dengan kebutuhan pasar. East Ventures pun yakin bahwa Riliv akan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mendapatkan akses layanan kesehatan mental dengan lebih mudah.

“Kami senang bisa mendukung Maxi dan Audy untuk memajukan industri mental health di Indonesia,” tutur Wilson.

Peran dan usaha Maxi dan Audy untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental pun telah membawa namanya masuk dalam Forbes 30 Under 30 Asia tahun 2020.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia