Harga Emas Naik, Saham Merdeka Copper (MDKA) Ditargetkan ke Level Rp 4.030
JAKARTA, Investor.id - Harga emas dan tembaga berpotensi lanjutkan penguatan yang berimbas terhadap pergerakan harga saham PT Merdeka Copper & Gold Tbk (MDKA). Sedangkan ekspektasi volume produksi diharapkan tetap solid, sehingga berimbas positif terhadap kinerja keuangan perseroan.
Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham MDKA. Namun target harga saham MDKA direvisi turun dari Rp 4.320 menjadi Rp 4.030. Pemangkasan target ini mempertimbangkan pelaksanaan penerbitan saham baru (rights issue) yang akan berimbas terhadap penambahan 5% saham publik.
Analis RHB Sekuritas Indonesia Ryan Santoso mengatakan, rekomendasi beli saham MDKA tersebut menggambarkan ekspektasi tetap berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan ke depan, meskipun tensi geopolitik mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, situasi tersebut diprediksi membuat pemodal mencari investasi aman, seperti menaikkan alokasi investasi pada emas, dalam jangka pendek. Hal ini diharapkan berimbas terhadap kenaikan harga komoditas emas.
Perseroan juga didukung atas tren perbaikan ekonomi global yang berimbas terhadap peningkatan aktivitas manufaktur yang memicu terhadap peningkatan tembaga. Menurut dia, kondisi tersebut akan berimbas positif terhadap harga jual produk tembaga perseroan, sehingga berimbas positif terhadap harga saham MDKA ke depan.
Terkait rencan Merdeka Copper menerbitkn obligsi senilai Rp 3 triliun, menurut dia, mencapai 49% dialokasikan untuk ekspansi, sebanyak 45% dan 6% dialokasikan masing-masing untuk membayar kembali utang dan modal kerja. Spanjang 2020-2021, perseroan telah menerbitkan surat utang senilai Rp 3,2 triliun dan mencapai 26% telah dilunasi pada September 2021.
Selain itu, dia mengatakan, Merdeka Copper bakal menggelar penerbitan saham baru dengan target perolehan dana Rp 3,4 triliun untuk medukung likuiditas perseroan. Penerbitan saham baru menjadi salah satu pemicu penurunan target harga saham MDKA, karena berimbas terhadap peningkatan saham publik dan penurunan laba bersih per saham (EPS).
Sedangkan membaiknya harga jual emas dan tembaga bersamaan dengan produksi emas dan tembaga yang mulai pulih, ungkap dia, menjadi faktor utama penopang kinerja keuangan Merdeka Copper tetap solid tahun ini. Pertumbuhan tersebut juga diproyeksikan tetap berlanjut hingga beberapa tahun mendatang.
RHB Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih Merdeka Copper menjadi US$ 91 juta tahun 2022, dibandingkan perkiraan tahun 2021 senilai US$ 47 juta dan realisasi tahun 2020 mencapai US$ 36 juta. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan meningkat menjadi US$ 457 juta, dibandingkan perkiraan tahun 2021 US$ 397 juta dan raihan tahun 2020 senilai US$ 322 jutaa.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






