2021, Laba Fajar Surya Wisesa (FASW) Melonjak 74,06%
JAKARTA, Investor.id - PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) berhasil mencetak lonjakan tahun berjalan sebanyak 74,06% menjadi Rp 614,92 miliar sampai akhir 2021, dibandingkan periode yang sama tahun 2020 senilai Rp 353,29 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan terungkap, pertumbuhan laba sejalan didukung pertumbuhan penjualan sebanyak 51,01% menjadi Rp 11,93 triliun sampai akhi 2021, dibandingkan tahun 2020 senilai Rp 7,90 triliun.
Segmen penjualan kepada pihak bukan berelasi menjadi penyumbang utama pendapatan, yakni sebanyak Rp 10,16 triliun yang terdiri atas penjualan dalam negeri sebesar Rp 7,79 triliun dan penjualan ekspor Rp 2,36 triliun. Disusul dengan penjualan dari pihak berelasi, yakni Rp 1,78 triliun.
Keuntungan juga didukung keberhasilan perseroan menekan retur dan potongan penjualan hingga 40,51% menjadi Rp 8,56 miliar pada segmen pihak berelasi. Beban pokok penjualan naik 54,80% menjadi Rp 10,31 triliun dari sebelumnya Rp 6.67 triliun. Kontribusi paling besar pada beban penjualan yakni oleh pengeluaran untuk pembelian bahan baku.
Lebih lanjut, beban penjualan juga tercatat meningkat 36,19% menjadi Rp 387,21 miliar dari Rp 284,31 miliar. Kontribusi paling besar pada naiknya beban penjualan disumbang oleh biaya pengangkutan selama 2021. Pada segmen pendapatan keuangan, FASW hanya mendapatkan Rp 2.37 miliar dari sebelumnya Rp 6,75 miliar.
Meski demikian, perseroan mampu menekan beban umum administrasi dan juga beban keuangan yang menurun masing-masing 4,29% dan 34,96%. Kerugian dari selisih kurs bersih juga menurun menjadi Rp 35,17 miliar dari sebelumnya menanggung rugi hingga Rp 110,66 miliar.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler

