Ini Penyebab IHSG Melaju Kencang Hingga Tembus Rekor
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) lolos dari kepungan sentimen negatif dan berhasil kembali mengukir rekor all time high (ATH) baru pada penutupan perdagangan sesi II, Jumat (18/2). IHSG melesat 57,7 poin (0,84%) hingga mencapai rekor tertinggi baru di level 6.892,81. IHSG bergerak bahkan juga mencetak rekor intraday baru di level 6.899,41. Apa penyebabnya?
Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis mengatakan faktor yang mempengaruhi kenaikan IHSG pada minggu ini lebih di dorong dari data ekonomi indonesia yang rilis diatas konsensus. Salah satunya seperti data yang hari ini rilis defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) menunjukan hasil surplus US$ 1,4 miliar.
“Padahal, konsensus memperkirakan data CAD akan defisit US$ 2,6 miliar. Sedangkan dari sisi Global ke khawatiran akan perang antara Rusia dan Ukraina sedikit mereda setelah Presiden Vladimir Putin membuka pintu diplomasi,” ungkapnya kepada Investor Daily, Jumat (18/2).
Menurut Azis, rilis data ekonomi yang masih diatas konsensus tersebut mengindikasikan bahwa ekonomi indonesia masih kuat dan masih bisa mencatatkan pertumbuhan. Walaupun angka Covid-19 menembus rekor, tetapi pemerintah masih memperlonggar kebijakan PPKM tidak seperti saat kasus varian delta. Hal ini membuat mobilitas masyarakat masih bisa stabil.
Tidak hanya itu, lanjut Azis, asing terus masuk ke Indonesia karena balik lagi faktor ekonomi indonesia yang masih kuat. Disisi lain, asing juga mengubah risk profile mereka. Karena pengetatan moneter ini membuat yield obligasi meningkat yang membuat harga obligasi menurun. “Jadi disaat seperti ini asing akan lebih masuk ke equiy market,” tambahnya.
Selain dari faktor ekonomi, Azis juga menyebut pengaruh asing dalam mendorong kenaikan IHSG juga cukup besar. Terlebih jika di perhatikan asing masuk pada saham saham big caps, khususnya perbankan. Apalagi mendekati bulan dividen, beberapa saham big caps yang membagikan dividen cukup besar pun asing sudah tercatat net buy.
“Karena pada minggu ini IHSG sudah mengalami kenaikan, hati-hati aksi taking profit dari investor. Ada peluang IHSG kembali bergerak kisaran resistance 6.924 – 6,950. Jika kembali bearish, IHSG kembali bergerak ke kisaran support 6.840 – 6.860,” tutup dia.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





