Ukraina Deklarasi Darurat Nasional, IHSG Sesi I Anjlok 1,63%
JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (24/2), ditutup anjlok 112,62 poin (1,63%) menjadi 6.807,44 setelah Ukraina mengumumkan deklarasi keadaan darurat nasional. Bahkan, IHSG sempat turun hingga ke level 6.782,37 dengan nilai transaksi Rp 11,29 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor transportasi dan logistik melemah 4,16%, sektor consumer cyclicals melemah 2,98%, sektor teknologi turun 2,71%, sektor properti dan real estat turun 2,23%, serta sektor keuangan turun 1,81%. Sedangkan satu-satunya sektor saham yang menguat adalah sektor energi sekitar 0,08%.
Meski IHSG turun, sejumlah saham ini menguat, yaitu saham PT Pelayaran Nasional Bina Buana Rayat Tbk (BBRM) naik Rp 13 (24,07%) menjadi Rp 67, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) naik Rp 275 (21,57%) menjadi Rp 1.550, PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) naik Rp 16 (18,60%) menjadi Rp 102, PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) menguat Rp 700 (15,91%) menjadi Rp 5.100, dan PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) menguat Rp 105 (15,33%) menjadi Rp 790.
Sedangkan pelemahan melanda sebagian besar saham, seperti saham PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR), PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAST), dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






