Jumat, 15 Mei 2026

Asing Lanjut Net Buy, Saham ARTO, INCO, dan EMTK Diminati

Penulis : Parluhutan Situmorang
25 Feb 2022 | 11:47 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 24,54 miliar di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesi (BEI) sesi I, Jumat (25/2), melambung 62,46 ppoin (0,92%) menjadi 6.880,28. IHSG bergerak hijau sepanjang sesi I dalam rentang 6.822,24-6.882,44 dengan nilai transaksi Rp 8,29 triliun.

Net buy terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) senilai Rp 170,86 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) senilai Rp 52,90 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencapai Rp 47,17 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) sebanyak Rp 37,23 miliar, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 25,07 miliar.

Sedangkan lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp 205,99 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 133,17 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 53,20 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 40,21 miliar, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 11,69 miliar.

ADVERTISEMENT

Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor transportasi dan logistik mencapai 3,72%, saham sektor material dasar 1,70%, sektor keuangan 1,22%,sektor infrastruktur 1,01%, sektor teknologi 0,96%. Sedangkan satu-satunya sektor saham yang turun adalah sektor energi terkena aksi ambil untung dengan penurunan 0,03%.

Berikut beberapa saham dengan kenaikan harga paling tinggi sepanjang sesi I, yaitu saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) naik Rp 175 (15,63%) menjadi Rp 1.295, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menguat Rp 62 (14,42%) menjadi Rp 492, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik Rp 24 (14,37%) menjadi Rp 191, PT Tirta Mahakam Resoures Tbk (TIRT) naik Rp 14 (14,14%) menjadi Rp 113, dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menguat Rp 14 (13,86%) menjadi Rp 115.

Sedangkan pelemahan melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia