Jumat, 15 Mei 2026

Asyik, IHSG Menanjak di Pembukaan Sesi II

Penulis : Indah Handayani
25 Feb 2022 | 13:39 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Pengunjung melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id – Dibuka naik 7,55 poin (0,11%) di level 6.825,37 pada sesi I, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak menanjak pada pembukaan perdagangan sesi II, Rabu (23/2). IHSG tercatat naik 76,02 poin (1,12%) di level 6.897,12. IHSG pun bergerak menghijau di rentang 6.822-6.882. Akankah kenaikan tersebut berlanjut hingga akhir penutupan sesi II?

Sebanyak lebih dari 14,7 miliar saham telah diperdagangkan pada pembukaan sesi II. Dengan nilai perdagangan sekitar Rp 9,3 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1,02 juta kali transaksi. Sebanyak 341 saham mencatatkan kenaikan, 201 saham terkoreksi, dan 129 saham stagnan.

Pada pembukaan sesi II, saham-saham unggulan yang tergabung dalam LQ45 bergerak naik. Dengan mencatatkan kenaikan 13,74 poin (1,41%) ke level 987.600. Asing juga masih mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) di seluruh pasar sebesar Rp 94,83 miliar.

ADVERTISEMENT

Pada pembukaan sesi II, bursa saham Asia terpantau bergerak mixed. Nikkei Tokyo terdongkrak 1,95, Shanghai naik 0,47%, dan Straits Time Singapura melesat 0,57%. Hanya Hang Seng Hong Kong yang mencatatkan teroreksi -0,59%. 

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 33,223.83 (+0.28%), NASDAQ ditutup 13,473.58 (+3.34%), S&P 500 ditutup 4,288.70 (+1.50%). Wall Street berakhir naik tajam pada perdagangan Kamis. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meluncurkan sanksi baru yang keras terhadap Rusia setelah Moskow memulai invasi ke Ukraina.

Sebelumnya ketiga index sempat turun pada awal perdagangan. Setelah berkonsultasi dengan rekan-rekan dari negara-negara Kelompok Tujuh, Biden mengumumkan langkah-langkah untuk menghambat kemampuan Rusia melakukan bisnis dalam mata uang utama dunia, bersama dengan sanksi terhadap bank dan perusahaan milik negara tersebut.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia