Jumat, 15 Mei 2026

Net Buy Berlanjut, Asing Borong Saham ANTM, INCO, dan ASII

Penulis : Parluhutan Situmorang
10 Mar 2022 | 11:57 WIB
BAGIKAN
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 46,50 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (10/3/2022, sebanyak 5,05 poin (0,07%) menjadi 6.869,49.

Berikut sejumlah saham dengan net buy terbanyak, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 142,33 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencapai Rp 86,09 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 53,32 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 47,48 miliar, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 28,59 miliar.

Sedangkan lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 70,59 miliar, PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 28,75 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 28,47 miliar, PT Bank Central Asia Tbk(BBCA) Rp 24,40 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BBCA) Rp 23 miliar.

ADVERTISEMENT

Penguatan indeks didukung saham sektor consumer cylicals 2,76%, sektor kesehatan 1,36%, sektor teknologi 1,05%, sektor consumer non cyclicals 1,10%, sektor teknologi 1,05%dan sektor keuangan 0,77%. Sedangkan sektor saham yang melemah datang dari sahak sektor energi 3,56%, sektor industri 1,59%, serta sektor properti dan real estat 0,42%.

Berikut beberapa saham dengan lonjakan harga tertinggi sepanjang sesi I, yaitu saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik Rp 540 (24,88%) menjadi Rp 2.710, PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) naik Rp 145 (24,17%) menjadi Rp 745, PT Bank mega Tbk (MEGA) naik Rp 950 (14,67%) menjadi Rp 7.425, dan PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) menguat Rp 9 (13,85%) menjadi Rp 74.

Sedangkan penurunan melanda sejumlah saham berikut yang didominasi saham pertambangan dan energi, seperti PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI), PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), PT Trimita Prawara Goldland Tbk (ATAP), PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS), dan PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 12 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia