Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat, Saham Properti dan Konstruksi Jadi Pilihan
JAKARTA, investor.id – Artha Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal menguat pada perdagangan Jumat (11/3/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada level resistance 6.895-6.953 dan support 6.779-6.808.
Artha Sekuritas Indonesia menyebut secara teknikal formasi candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic membentuk goldencross. Hal ini mengindikasikan potensi penguatan. “Namun, volume cukup rendah sehingga penguatan diperkirakan hanya bersifat sementara,” tulis Artha Sekuritas Indonesia dalam risetnya.
Pada perdagangan Kamis (10/3/2022), IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup di level 6.924 (+0,86%). IHSG ditutup menguat masih didukung aksi bargain hunting oleh investor setelah melemah sepekan terakhir.
Hal itu seiring dengan penguatan bursa saham global. Di sisi lain, Investor masih mengantisipasi dampak yang lebih besar dari Perang Rusia dan Ukraina.
Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham properti dan konstruksi untuk diperdagangkan pada hari ini, yaitu PTPP, CTRA, ADHI, WIKA, BRPT, BJBR, SMGR, HMSP, dan MNCN.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






