Jumat, 15 Mei 2026

Lagi-lagi, Akulaku Tambah Saham di Bank Neo (BBYB)

Penulis : Lona Olavia
14 Mar 2022 | 08:09 WIB
BAGIKAN
Logo PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
Logo PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)

JAKARTA, investor.id - PT Akulaku Silvrr Indonesia terus memperbesar porsi kepemilikan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB). Di mana, pada periode 21-22 Februari 2022, dan 10 Maret 2022, Akulaku Silvrr menyerok 3.250.000 atau 3,25 juta lembar.

Pada 21 Februari 2022, Akulaku Silvrr melakukan pembelian sebanyak 550 ribu lembar, lalu pada 22 Februari 2022 mengakumulasi 600 ribu lembar, kemudian baru-baru ini pada 10 Maret 2022 memiliki 2,1 juta lembar. Menyusul transaksi itu, Akulaku Silvrr kini menguasai saham Bank Neo 2.384.224.554 atau 2,38 miliar lembar atau 25,31%. Bertambah 0,04% dari sebelumnya 2.380.424.554 alias 2,38 miliar lembar setara 25,27%.

Sebelumnya, Akulaku Silvrr memiliki 3.002.000 atau 3 juta lembar. Transaksi saham setara 0,04% itu dilakukan pada 16,17, dan 18 Februari 2022. Menyusul transaksi itu, Akulaku menguasai 2,37 miliar saham Bank Neo setara 25,27%. Bertambah dari periode 16 Februari 2022 dengan akumulasi 2,37 miliar lembar atau 25,23%.

ADVERTISEMENT

Namun sayangnya, aksi beli Akulaku Silvrr atas saham Bank Neo tersebut tidak dilengkapi dengan data harga pelaksanaan. Merujuk harga saham Bank Neo per Selasa, (22/2) di kisaran Rp2.440, Akulaku setidaknya merogoh kocek Rp 7,32 miliar untuk menebus 3 juta lembar.   

Sebelumnya, Akulaku dalam tempo empat hari perdagangan bursa, memborong 3.550.000 atau 3,55 juta lembar. Akumulasi beli Akulaku terhadap saham Bank Neo terjadi periode 10-15 Februari 2022. Sayangnya, aksi sapu bersih saham tersebut tidak disertai dengan harga pembelian per lembar saham. Pada 10 Februari 2022 Akulaku membeli 1 juta lembar saham, lalu 11 Februari 2022 Akulaku kembali melakukan pembelian sebanyak 1,2 juta lembar, 14 Februari 2022 menyerok 900 ribu lembar, dan 15 Februari 2022 kembali menyerok 450 ribu lembar.

Menyusul transaksi itu, dominasi kepemilikan saham Akulaku makin tidak terkejar. Kini, Akulaku memangku 2,374 miliar lembar atau 25,23 persen. Bertambah dari periode 10 Februari 2022 sebanyak 2,373 miliar lembar atau 25,20%.

Per 25 Februari 2022, selain Akulaku Silvrr, pemegang saham bank Neo meliputi PT gozco Capital 1,39 miliar lembar alias 14,81%, Yellow Brick 487,21 juta lembar atau 5,17%, Fockcore Financial 576,75 juta lembar atau 6,12%, dan masyarakat 4,58 miliar lembar setara 48,62%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia