Kamis, 14 Mei 2026

Dapat Restu Erick Thohir, PPA Perkenalkan Logo Baru

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Mar 2022 | 11:48 WIB
BAGIKAN
Logo baru PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Foto: Ist
Logo baru PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Foto: Ist

JAKARTA, investor.id – PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) memperkenalkan logo baru yang menjadi identitas perusahaan yang bercita-cita untuk menjadi satu-satunya National Asset Management Company (Namco) di Indonesia. Logo baru PPA ini diluncurkan bersamaan dengan momen hari ulang tahun ke-18 PPA.

Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, logo baru PPA adalah representasi dari komitmen PPA untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan menjadi perusahaan yang akuntabel. Logo baru PPA ini juga mendapatkan restu dari Menteri BUMN Erick Thohir yang juga selaku pemegang saham.

“Logo baru PPA mewakili perjalanan transformasi yang dilakukan perusahaan untuk mewujudkan visinya sebagai Namco yang menjadi perusahaan turnaround terkemuka di Indonesia dan mitra terpercaya dalam restrukturisasi, investasi, dan pengelolaan aset,” kata Yadi Jaya dalam keterangan resmi, Rabu (16/3/2022).

ADVERTISEMENT

Untuk mewujudkan visi tersebut, ungkap dia, PPA terus melakukan berbagai penyempurnaan, mulai dari model bisnis dengan tiga pilar bisnis baru, yaitu restrukturisasi dan revitalisasi BUMN, pengelolaan NPL perbankan, dan special situations fund. PPA juga melakukan penguatan fondasi melalui penyempurnaan manajemen risiko, penguatan tata kelola perusahaan yang baik, yang semuanya dilakukan dengan berlandaskan nilai-nilai AKHLAK.

Logo baru PPA divisualisasikan dengan bentuk logotype yang memberikan kesan sebagai perusahaan yang ramah dan dapat diandalkan, namun senantiasa menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam setiap pengambilan keputusan. Warna biru dan abu-abu mencerminkan karakter PPA yang profesional, prudent, berintegritas, akuntabel, dan dapat diandalkan. Warna tosca mencerminkan PPA sebagai perusahaan yang modern, kreatif, dan inovatif dalam menghadirkan solusi yang berkualitas sehingga dapat terus bertumbuh sehiring dengan perkembangan zaman.

Sepanjang tahun 2020 dan 2021, PPA diberikan kepercayaan lebih besar untuk menjadi instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan nilai BUMN melalui surat kuasa khusus menteri BUMN sebagai active shareholder atas lebih dari 20 BUMN. PPA juga diberikan dukungan permodalan melalui inbreng lima saham minoritas milik negara kepada PPA senilai Rp 2,9 triliun.

“Kemampuan PPA dalam melakukan penyempurnaan proses bisnis, penguatan manajemen risiko, dan likuiditas perusahaan berhasil meningkatkan kepercayaan lembaga pemeringkat yang memberikan PPA rating AA (dari Fitch Ratings dan Pefindo) dari sebelumnya rating A oleh Pefindo di tahun 2020,” papar Yadi.

“Alhamdulillah, pada tahun 2021, kinerja keuangan PPA berhasil melampaui target yang ditetapkan pada rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP 2021) di mana perusahaan mencatatkan pendapatan 62% di atas RKAP 2021 dan laba bersih 350% melampaui RKAP 2021,” ungkap Yadi.

Selain kinerja keuangan yang solid, PPA juga mendapatkan dua penghargaan internasional yang merupakan pengakuan publik internasional atas solusi inovatif yang dihadirkan PPA dalam pengelolaan aset berkualitas rendah Bank Muamalat senilai Rp 10 triliun. Penghargaan tersebut akan diserahkan secara langsung di Dubai pada Me 2022. PPA juga mendapatkan penghargaan lainnya di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta di bidang tata kelola perusahaan.

“Sejumlah pencapaian yang telah diraih memberikan semangat bagi PPA yang kini menjadi bagian dari Holding Danareksa untuk menjadi satu-satunya Namco yang memberikan nilai dan kebermanfaatan bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tutup Yadi.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 9 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 18 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 36 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia