Kamis, 14 Mei 2026

IPO Saham GoTo Menjadi Game Changer Market Cap dan Perhitungan IHSG

Penulis : Parluhutan Situmorang
16 Mar 2022 | 12:24 WIB
BAGIKAN
GoTo
GoTo

JAKARTA, Investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tengah menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan target dana Rp 16,34-18 triliun. Perseroan bakal menjadi emiten dengan perolehan dana terbesar kedua setelah PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dengan raihan Rp 22 triliun.

Dengan target dana yang besar, apa dampak kehadiran GoTo ke Bursa Efek Indonesia (BEI)? Analis BRI Danareksa Sekuritas Helmy Kristanto mengatakan, GoTo akan mengubah komposisi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI. Hal ini seiring dengan perkiraan kapitalisasi pasar GoTo mencapai Rp 377-413 triliun atau mendekati market cap Telkom.

“Selama ini, emiten kapitalisasi besar di BEI dikuasai saham dari sektor bank, telekomunikasi, dan konsumer. Namun setelah IPO GoTo, komposisi akan berubah dengan masuknya perusahaan teknologi hingga digital banking,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (16/3/2022).

ADVERTISEMENT

GoTo yang mengintegrasikan tiga platform raksasa, Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial ini akan melepas sebanyak 4,35% saham atau setara dengan 52 miliar saham. Saham tersebut akan dilepas dengan rentang harga Rp 377–413 per unit.

Tidak hanya itu, dia mengatakan, masukknyaa GoTo akan menaikkan bobot perhitungan sektor teknologi terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI. Saat ini, sektor teknologi hanya berkontribusi sektiar 4,8% terhadap IHSG. Sedangkan penyumbang terbesar perhitungan IHSG adalah sektor keuangan 33,4%, setor consumer non-cyclicals 14,2%, dan sektor material dasar 13,6%.

“Setelah GoTo melantai di BEI, kami memperkirakan sektor teknologi akan berkontribusi hingga 12,6% terhadap indeks atau menempati peringkat keempat dari seluruh sektor saham di BEI,” terangnya.

IPO Saham GoTo Menjadi Game Changer Market Cap dan Perhitungan IHSG
Market Cap BEI

Meski saham-saham emiten teknologi di pasar global tertekan dalam beberapa pekan terakhir, Helmy mengatakan, IPO saham GoTo tetap bisa berdampak positif terhadap perkembangan pasar modal Indonesia. Kehadirannya bakal memperdalam pasar modal ndonesia menuju ekonomi baru yang selama ini masih tertinggal.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia