Jumat, 15 Mei 2026

Stockbit Apresiasi Rencana IPO GoTo

Investor.id
19 Mar 2022 | 12:00 WIB
BAGIKAN
Stockbit mengapresiasi rencana GoTo yang akan melantai di bursa. (Foto: Dok. Stockbit)
Stockbit mengapresiasi rencana GoTo yang akan melantai di bursa. (Foto: Dok. Stockbit)

JAKARTA, investor.id -  Tahun 2021 telah menorehkan sejarah baru bagi pasar modal Indonesia. Sebanyak 54 emiten telah melakukan penawaran umum perdana kepada publik (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2021 dengan nilai fund raised sebesar Rp62,61 triliun, yang merupakan nilai penggalangan dana tertinggi sepanjang sejarah BEI.

Di tahun 2022, tren serupa diperkirakan akan kembali terjadi. Salah satu peristiwa yang paling menyita perhatian masyarakat di kuartal I tahun 2022 adalah rencana PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, yang merupakan perusahaan induk hasil kolaborasi dua perusahaan digital karya anak bangsa (Gojek dan Tokopedia), untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia.

Pada Selasa (15/3), perusahaan yang akan menggunakan kode emiten saham $GOTO ini telah melaksanakan sesi public expose dan kini sedang memasuki tahap penawaran awal. Adapun tahap penawaran awal berlangsung dari tanggal 15 Maret sampai 21 Maret 2022. Kisaran harga saham di tahap ini adalah Rp316-346 per lembar saham.

Terkait rencana IPO ini, Megawati Andrew Soewardi, Direktur Utama PT Stockbit Sekuritas Digital, menyampaikan antusiasme yang besar dan harapan agar PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, yang merupakan perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia, selalu sukses dan menginspirasi perusahaan-perusahaan teknologi lainnya di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

“Tentu rencana IPO yang akan menjadi salah satu IPO terbesar dan terpenting di Indonesia, khususnya dalam sektor ekonomi digital ini, akan memacu keinginan calon investor untuk berpartisipasi di pasar modal. Ditambah lagi, dengan program saham inklusif yang melibatkan para mitra pengemudi, pedagang, dan konsumen GoTo, akan menambah semarak Bursa Efek Indonesia. Kami mengucapkan selamat kepada GoTo dengan harapan IPO akan berjalan dengan sukses dan menarik minat para calon investor serta membuka lebih banyak perusahaan teknologi Indonesia untuk turut melantai di bursa,” kata Megawati.

Megawati mengatakan, langkah yang GoTo ambil juga secara langsung mengirimkan pesan positif kepada masyarakat, baik itu di tingkat nasional maupun internasional, bahwa Indonesia optimistis dengan agenda pemulihan perekonomiannya.

“Di tengah gejolak yang terjadi di seluruh dunia, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kekuatan pasar modal dan kondisi makro keseluruhan yang menjadikannya salah satu tujuan investasi emerging di kawasan Asia,” tambahnya.

Di sisi lain, kehadiran aplikasi investasi saham Stockbit juga menjadi kontributor bagi perkembangan partisipasi masyarakat di pasar modal. Sebelumnya, akses investor ritel untuk berpartisipasi dalam pemesanan saham pasar perdana cukup terbatas. Dengan adanya fitur e-IPO di Stockbit, Megawati berharap akan ada lebih banyak investor yang bisa berpartisipasi pada sebuah penawaran umum. Dari segi jumlah investor saham, di awal tahun 2016, jumlah investor saham tercatat sebanyak 434 ribu orang, sementara di akhir Februari 2022 angkanya telah menyentuh 3,65 juta orang. Menyikapi tren positif ini, Stockbit berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman berinvestasi yang aman sambil menghadirkan fitur-fitur yang relevan dengan kebutuhan pengguna.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman berinvestasi yang aman, mudah, dan menyenangkan bagi para pengguna karena kami meyakini, tingginya partisipasi masyarakat di pasar modal dapat turut mendukung perekonomian nasional,” tutup Megawati.

Editor: Jayanty Nada Shofa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia