Jumat, 15 Mei 2026

Akun Bot Berkeliaran, GoTo Jadi Korban

Penulis : Parluhutan Situmorang
22 Mar 2022 | 18:58 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama/CEO/Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Go To Andre Soelistyo (ketiga dari kiri) bersama (ki-ka) Direktur & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Kevin Aluwi, Komisaris & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk William Tanuwijaya, Direktur Utama Indo Premier Sekurtas, Moleonoto The, Managing Director Capital Market PT Mandiri Sekuritas Silva Halim, Managing Director Investment Banking PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk David Agus saat acara Due Diligence Meeting & Public Expose. Foto: BeritasatuPhoto/Uthan A Rachim
Direktur Utama/CEO/Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Go To Andre Soelistyo (ketiga dari kiri) bersama (ki-ka) Direktur & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Kevin Aluwi, Komisaris & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk William Tanuwijaya, Direktur Utama Indo Premier Sekurtas, Moleonoto The, Managing Director Capital Market PT Mandiri Sekuritas Silva Halim, Managing Director Investment Banking PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk David Agus saat acara Due Diligence Meeting & Public Expose. Foto: BeritasatuPhoto/Uthan A Rachim

JAKARTA, Investor.id - Banyak cuitan di media sosial Twitter dari spam bot dengan konten seolah-olah penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) menjadi perhatian investor pasar modal. Akun ini berupaya melakukan pompom atas saham perusahaan super aplikasi tersebut.

Hal ini lantas menyebabkan ramainya pembicaraan di media sosial dengan tuduhan kurang sedap terkait IPO saham GoTo sejak Senin (21/3) hingga Selasa (22/3). Terang saja, tuduhan ini menjadi pembahasan warganet, mengingat sudah ada histori penggunaan akun sosial media untuk melakukan pompom dalam meramaikan IPO Bukalapak pada Agustus tahun lalu.

Tuduhan ini juga muncul dalam beberapa utas (thread) di Twitter yang mengunggah serangkaian contoh mengapa ada dugaan pasukan spam ini mencoba membangun keramaian di media sosial. Sebetulnya, akun-akun ini memiliki karakteristik yang sama, yaitu belum lama dibuat, menggunakan nama atau foto yang kemungkinan tidak asli, memiliki jumlah follower yang sangat sedikit, dan mengunggah informasi dan pernyataan yang hampir sama persis antara satu akun dan akun lainnya.

ADVERTISEMENT

Saat dimintai konfirmasi oleh Investor Daily mengenai hal tersebut, Corporate Secretary GoTo Koesoemohadiani mengatakan, GoTo membantah dengan tegas menggunakan spam ataupun pompom untuk membuat penawaran perdananya menjadi lebih menarik bagi masyarakat.

“Kami mengamati hal tersebut dan sangat menyayangkan terjadinya praktik yang tidak bertanggung jawab demikian. Tindakan tersebut jelas bukan bagian dari aksi perusahaan, karena kami sangat memahami dampak negatif tindakan seperti ini terhadap reputasi perusahaan dan proses penawaran perdana GoTo. Hal ini juga sangat bertentangan dengan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang kami anut,” jelas Diani di Jakarta, Selasa (22/3/2022).

Laporkan Spam

Setelah melihat adanya peningkatan jumlah spam, GoTo telah mengambil langkah cepat dengan melaporkan praktik spamming ini kepada platform media sosial Twitter. “Kami telah mengambil langkah cepat dan tegas dengan melaporkan konten-konten tidak bertanggung jawab tersebut kepada Twitter selaku penyedia platform, karena konten-konten tersebut secara jelas melanggar ‘Kebijakan terkait Manipulasi Platform dan Spam’ yang dimiliki Twitter. Twitter sendiri saat ini sedang melakukan investigasi mendalam untuk selanjutnya dilakukan penindakan lebih lanjut, jika terbukti melakukan pelanggaran,” tambah Diani.

Diani melanjutkan bahwa GoTo meminta Twitter untuk menindak ‘akun-akun hantu’ tersebut agar tidak menimbulkan permasalahan yang merugikan reputasi GoTo, serta menambah kericuhan di media sosial. Juga agar praktik-praktik seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya bukan hanya terhadap GoTo tapi juga calon emiten lain yang sedang berusaha melakukan penawaran umum perdana dan melantai di BEI.

“Dalam proses IPO ini, kami senantiasa berusaha untuk menjaga komunikasi dengan baik dan bertanggung jawab kepada masyarakat luas, baik untuk memperkenalkan rencana IPO, maupun mengedukasi masyarakat tentang manfaat dan risiko dalam berinvestasi saham,” terangnya.

Dia mengatakan, langkah-langkah tersebut dilakukan dengan menggunakan kanal komunikasi yang dapat menyediakan informasi secara akurat dan kredibel, seperti akses kepada prospektus GoTo dan tata cara pemesanan e-IPO melalui situs web perusahaan, serta menginformasikan rencana IPO GoTo melalui media massa.

GoTO juga mengajak para calon investor untuk terus mendapatkan dan mempelajari informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, termasuk kanal resmi perusahaan ataupun situs web e-IPO BEI untuk dapat membuat keputusan investasi terbaik.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia