Jumat, 15 Mei 2026

10 Saham Bisa Cetak Cuan Lebar, Bukalapak (BUKA) Masuk Daftar

Penulis : Harso Kurniawan
23 Mar 2022 | 14:45 WIB
BAGIKAN
Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, Investor.id – Mandiri Sekuritas (Mansek) menetapkan 10 saham pilihan tahun ini, yang bisa mengikuti pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia. Sekuritas ini telah menaikkan target IHSG menjadi 7.800 dari sebelumnya 7.400, seiring booming harga komoditas yang bakal mengerek laba bersih per saham (earning per share/EPS) emiten hingga 15%.

Ke-10 saham pilihan Mansek mendapatkan rekomendasi buy. Mereka adalah PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp 7.500, PT Avia Avian Tbk (AVIA) Rp 1.080, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) Rp 10.000, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI/BBRI) Rp 5.300, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 750.

Selanjutnya, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 1.070, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp 16.230, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 1.157, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 4.450, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 2.000. Sekuritas ini mencoret MTEL dan ICBP dan mengganti dua saham ini dengan AVIA dan CTRA.

Mansek menilai, IHSG terus mengungguli pasar saham negara lain, didukung reli harga komoditas. Hal itu akan mendongkrak konsumsi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dalam pandangan Mansek, selama enam bulan awal kenaikan harga batu bara, saham bank dan ASII bakal naik. Kemudian, enam bulan setelahnya, ketika likuiditas mulai masuk ke ekonomi, saham ASII, barang kebutuhan pokok, peritel modern, properti, dan semen akan menggeliat.

“Saham yang menjadi pilihan utama kami adalah perbankan, yakni BBRI dan BBNI, serta saham pemain kebutuhan sekunder, seperti ASII dan MAPI. Kami juga bullish ke saham energi dan logam dasar, seiring konflik Rusia-Ukraina,” tulis Mansek, belum lama ini.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia