Jumat, 15 Mei 2026

Analis: Saham IPO GoTo Bisa untuk Diversifikasi, Tapi Jangan Terlalu Besar

Penulis : Investor Daily
28 Mar 2022 | 07:50 WIB
BAGIKAN
GoTo. (Foto: Perseroan)
GoTo. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.idHead of Market Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana berpendapat bahwa saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bisa menjadi diversifikasi saham bagi investor. Ia mengatakan, posisi Tokopedia saat ini menjadi marketplace nomor satu di Indonesia atau telah menjadi market leader di bidangnya.

Dalam prospektus GoTo, Tokopedia diproyeksikan profit dalam tiga tahun ke depan. “Tidak ada salahnya untuk masuk, tetapi jangan terlalu besar dan ekspektasi itu ya harus dijaga,” ungkap Wawan kepada Investor Daily, Minggu (17/3/2022).

Ia menilai, dengan kapitalisasi superbesar, posisi GoTo akan menjadi nomor empat setelah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sehingga akan mempengaruhi indeks harga saham gabungan (IHSG).

ADVERTISEMENT

Pada awal perdagangan, saham GoTo juga bisa dipastikan terjaga karena memiliki skema Greenshoe dengan cakupan 15% saham akan dibeli bila harganya turun di bawah harga IPO. “Tetapi sekali lagi, skema Greenshoe ini ada batasnya. Dia cuma meng-cover 15% sampai kalau lebih dari itu ya jebol juga, artinya bisa turun di bawah harga IPO,” tegas Wawan.

Diingatkan pula kepada calon investor untuk mempersiapkan exit strategy sebelum membeli saham GoTo, seperti membuat batas profit loss agar tahu kapan harus menjual kembali saat harga turun. Kemudian, membuat target profit dalam kurun waktu tertentu untuk kejelasan tujuan di awal, berapa keuntungan yang ingin dicapai dan berapa lama saham akan dipertahankan.

“Harus punya profil risiko juga. Sesuaikan, misalnya mau pegang lama ya silakan tetapi harus tahan dengan volatilitasnya. Karena saya yakin GoTo akan volatil,” imbuhnya. (C02)

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia