IHSG Lanjutkan Penguatan, ASII, SMGR, dan BBNI Direkomendasikan Strong Buy
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjukan penguatan pada perdagangan Selasa (29/3/2022). Kombinasi menguatnya Indeks DJIA sebesar +0,27% serta EIDO sebesar +0,52% ditengah turunnya yield obligasi Amerika Serikat (AS) tenor 10 tahun dan derasnya capital inflow dana asing ke Bursa Indonesia (total capital inflow asing year to date sebesar Rp 29,55 triliun) berpeluang menjadi katalis pendorong penguatan lanjutan IHSG dalam perdagangan Selasa ini.
Pengamat pasar modal dari MNC Asset Management Edwin Sebayang menyebut, di lain pihak perlu diwaspadai adanya potensi tekanan jual dari turunnya harga komoditas seperti minyak mentah turun cukup tajam -8,09%, batu bara -1,68%, emas -1,81%, CPO -0,57%, Timah -1,04% & Nikel -4,68% ditengah kembali munculnya kasus baru Covid-19 di beberapa kota di Tiongkok sehingga Pemerintah TIongkok perlu melakukan Lockdown.
“Contohnya, atas Kota Shanghai serta berlanjutnya invasi Rusia atas Ukraina yang telah memasuki hari ke 33. Di luar dugaan semula diperkirakan Ukraina dapat ditaklukan dalam waktu singkat,” tulis Edwin dalam risetnya.
ASII 6.375 – 7.050
Technical indicator : Strong buy, buy 6.700
Target price: 7.050
Stop loss: 6.375
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days: Accumulation
SMGR 6.450 – 7.125
Technical indicator : Strong buy, buy 6.775
Target price: 7.125
Stop loss: 6.450
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Distribution!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Distribution!
BBNI 8.075 – 8.925
Technical indicator : Strong buy, buy 8.500
Target price: 8.925
Stop loss: 8.075
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
AKRA 910 – 1.010
Technical indicator : Buy, buy 960
Target price: 1.010
Stop loss: 910
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Accumulation
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
BUKA 315 - 355
Technical indicator : Buy, buy 334
Target price: 355
Stop loss: 315
Bandarmology:
Top 5 Broker Accumulated
Periode (10 Days) : Distribution!
Net buy sell asing:
Periode (10 Days): Accumulation
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






