Siap Tebar Dividen, Ini Agenda RUPS Mitratel (MTEL) pada 22 April 2022
JAKARTA, investor.id - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 pada hari Jumat, tanggal 22 April 2022.
Perseroan telah melakukan pemanggilan rapat melalui situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Bursa Efek Indonesia, dan website resmi perseroan pada hari Kamis, tanggal 31 Maret 2022.
Adapun agenda RUPST Tahun Buku 2021 Mitratel yang disampaikan dalam pengumuman tersebut yaitu;
1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2021, termasuk LaporanTugas Pengawasan Dewan Komisaris.
2. Pengesahan atas Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2021 dan PembebasanTanggung Jawab Anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
3. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2021.
4. Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk Tahun 2022,serta Tantiem untuk Tahun Buku 2021 bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
5. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk memeriksa Laporan Keuangan Perseroanuntuk Tahun Buku 2022 termasuk Audit Pengendalian Internal atas PelaporanKeuangan.
6. Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan.
7. Persetujuan atas Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
8. Persetujuan atas Perubahan Susunan Anggota Direksi Perseroan.
9. Persetujuan atas Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Sebagai catatan, untuk Agenda RUPS Tahunan Perseroan terkait penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2021 guna meminta persetujuaan atas rencana pembagian dividen maksimal sebesar 70% dari laba bersih. Rapat tersebut juga akan menentukan besaran deviden akhir serta tanggal pembayarannya.
“Pemegang saham yang berhak menghadiri dan memberikan suara dalam rapat, namanya harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau rekening efek di KSEI pada 30 Maret 2022 pukul 16.15 WIB,” demikian Pengumuman Resmi Mitratel yang dikutip, Jumat (1/4/2022).
Lebih lanjut, Perseroan memberikan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi para pemegang saham. MTEL menghimbau kepada para pemegang saham untuk hadir dan memberikan suaranya secara virtual melalui fasilitas Electronic General Meeting System yang disediakan oleh KSEI. Mekanisme pemberian kuasa secara elektronik (e-Proxy) dalam proses penyelenggaraan RUPST atau pemberian kuasa secara tertulis kepada perwakilan independen yang akan ditunjuk oleh Perseroan dapat menggunakan formulir yang tersedia untuk diunduh di situs www.mitratel.co.id.
Fasilitas e-Proxy ini tersedia bagi pemegang saham yang berhak untuk hadir dalam RUPST sejak tanggal pemanggilan RUPST, yaitu 31 Maret 2022 sampai dengan Kamis, 21 April 2022 pukul 12.00 WIB.
Pada tahun 2021, MTEL membukukan kinerja dengan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11% dan diikuti oleh pertumbuhan EBITDA sebesar 24%. Pertumbuhan paling signifikan terdapat pada laba bersih Perseroan yaitu sebesar 129,4% dari sebelumnya Rp 602 miliar menjadi Rp 1,381 triliun.
Untuk tahun ini, Manajemen MTEL pendapatan ditargetkan meningkat sebanyak 10%-11% melalui pembangunan 750 menara baru (Built to Suit), akuisisi 3.000 menara anorganik, tambahan kolokasi di 3.000 – 4.000 menara, dan juga pembangunan 6.000 km jaringan infrastruktur fiber.
MTEL juga memiliki strategi pertumbuhan jangka panjang yang mencakup pertumbuhan organik, menangkap peluang permintaan menara baru dan kolokasi, ekspansi ke layanan baru, serta konsolidasi industri. Hal ini akan dicapai dengan memanfaatkan kekuatan neraca dan arus kas perusahaan serta memaksimalkan sinergi Group Telkom. MTEL juga akan terus mengoptimalkan operasional perusahaan untuk semakin meningkatkan nilai bagi para Pemegang Saham.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




