Jumat, 15 Mei 2026

Garap Smelter Aluminium, Target Harga Saham Adaro (ADRO) Direvisi Naik

Penulis : Parluhutan Situmorang
11 Apr 2022 | 08:10 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas Grup Adaro. Foto: Perseroan.
Salah satu fasilitas Grup Adaro. Foto: Perseroan.

JAKARTA, Investor.id - Target harga saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) direvisi naik dari Rp 3.400 menjadi Rp 3.600 dengan rekomendasi trading buy. Revisi naik mempertimbangkan pertumbuhan kinerja keuangan lebih pesat tahun 2022 dibandingkan perkiraan semula.

Demikian hasil riset analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dan Fauzan Luthfi Djamal. Mereka merevisi naik target laba bersih Adaro dari US$ 1,1 miliar menjadi US$ 1,17 miliar pada 2022. Sedangakan perkiraan pendapatan direvisi naik dari US$ 4,91 miliar menjadi US$ 5,27 miliar.

Target harga tersebut juga menggambarkan penandatanganan LoI pembangunan smelter aluminium senilai US$ 728 juta. Smelter tersebut akan dibangun dengan kapasitas produksi 500 ribu ton dan ditargetkan beroperasi pada 2025-2026.

ADVERTISEMENT

“Kami memperkirakan proyek tersebut memiliki fasilitas yang baik, mengingat tingginya permintaan aluminium ke depan. Pengembangan tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk melarang ekspor biji tambang ke depan,” terangnya.

Sedangkan revisi naik target kinerja keuangan, RHB Sekuritas menyebtkan, didukung harga jual batu bara yang diprediksi tetap tinggi tahun ini. Perseroan juga memiliki posisi kas internal yang kuat mencapai US$ 425 juta pada akhir 2021, dibandingkan posisi utang bersih US$ 182 juta.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia