Kamis, 14 Mei 2026

Matahari Department Store (LPPF) Hadirkan Official Store di Tokopedia

Penulis : Lona Olavia
11 Apr 2022 | 16:58 WIB
BAGIKAN
Matahari Department Store memperkenalkan produk baru Nevada Fragrance pada acara The Great Beauty 2016 di Atrium Plaza Surabaya, Sabtu (5/3). Tampak Promotion Manager Cosmetic Division Sri Muliati Bambang, General Manager Cosmetic Division Titien Indriana Widodo dan Erika Wowor, marketing division PT Matahari Departement Store. Investor Daily/Amrozi Amenan)
Matahari Department Store memperkenalkan produk baru Nevada Fragrance pada acara The Great Beauty 2016 di Atrium Plaza Surabaya, Sabtu (5/3). Tampak Promotion Manager Cosmetic Division Sri Muliati Bambang, General Manager Cosmetic Division Titien Indriana Widodo dan Erika Wowor, marketing division PT Matahari Departement Store. Investor Daily/Amrozi Amenan)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan ritel modern PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengumumkan kemitraan dengan perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia, untuk meluncurkan Official Store Matahari, Senin ini (11/04/2022).

Kehadiran oficial store Matahari di Tokopedia akan semakin mempermudah masyarakat, termasuk pengguna Tokopedia yang tersebar di 99% kecamatan di Indonesia, untuk mendapatkan berbagai pilihan produk fesyen lokal maupun internasional di Matahari dengan nyaman.

 “Matahari menyambut baik berbagai media dan titik kontak komunikasi berbasis teknologi untuk menyampaikan produk fesyen berkualitas bagi seluruh pelanggan sejalan dengan visi kami untuk menjadi house of specialists omni-channel. Kolaborasi dengan Tokopedia merupakan salah satu upaya strategis kami untuk mendorong kemajuan industri kreatif dan menghadirkan alternatif pilihan belanja kepada seluruh pelanggan. Kami berharap kerjasama ini dapat memfasilitasi peningkatan permintaan produk fesyen dan mendorong perkembangan industri fesyen nasional lebih jauh lagi,” kata Terry O’Connor, CEO Matahari dalam keterangan tertulis, Senin (11/04/2022).

ADVERTISEMENT

Tokopedia sendiri mencatat bahwa menjelang Ramadan 2022, kategori Fashion menjadi salah satu kategori dengan peningkatan transaksi paling tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Tren belanja ini juga menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat dalam memenuhi kebutuhan fesyen dari rumah masih sangat tinggi.

VP of Marketplace Tokopedia Yudhiaji Kusuma menyampaikan, kolaborasi antara Tokopedia dengan Matahari sejalan dengan komitmen bersama untuk mendukung pegiat usaha lokal, termasuk dari industri fesyen, dalam mendapatkan panggung digital seluas-luasnya di tengah pandemi.

“Kami percaya bahwa pegiat usaha yang memiliki kanal pemasaran daring dinilai lebih tangguh karena mereka berhasil menjaga kelangsungan usaha sehingga lapangan pekerjaan pun tetap dapat dipertahankan. Tokopedia akan terus menggandeng para mitra strategis supaya kita bisa bangkit bersama serta mendorong pemulihan ekonomi nasional,” lanjut Yudhiaji.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 12 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 29 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 59 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia